Diduga Teroris, Densus 88 Anti Teror Amankan Warga Desa Tenggur Rejotangan Tulungagung

Tulungagung342 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id – Warga Desa Tenggur Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung Jawa Timur dikagetkan dengan kedatangan Densus 88 di dusun Ngipik, Selasa (30/3/2021).

Kedatangan Densus 88-Anti Teror di dusun Ngipik Desa Tenggur tersebut guna melakukan penangkapan dan penggeledahan di salah satu rumah warga yang diduga teroris.

Kades Tenggur, Ahmad Samsul saat dikonfirmasi Medianasional.id membenarkan adanya penggeledahan yang di lakukan oleh Densus 88-Anti Teror pukul 15.00 Wib di dusun Ngipik Desa Tenggur Rejotangan di salah satu rumah warga yang di duga teroris (pengikut Islam aliran garis keras,) yang berinisial NM alias BJ dan istrinya yang berinisial MB.

Berdasarkan KTP NM alias BJ (45) itu, berasal dari Desa Kemloko Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar dan saat ini bertempat tinggal ikut istrinya MB yang merupakan anak mantan Kades Tenggur.

Dalam kesehariannya terduga kurang bergaul dengan tetangga dan juga pernah pergi ke luar negeri untuk bekerja.
Terduga sudah ada sekitar 3 tahun ini di rumah, namun dalam akhir – akhir ini melakukan pengurusan paspor untuk kembali pergi keluar negeri dengan tujuan yang belum jelas.

“Benar ada penggrebekan dan penggeledahan tersebut,di rumah warga yang berinisial NM dan MB yang merupakan pasangan suami istri di Desa Tenggur,” katanya. Selasa (30/03/2021) malam, melalui pesan WhatsApp.

Kades Tenggur juga menambahkan pada saat penggeledahan dirinya tidak ada di tempat kejadian karena ada kegiatan di luar dan memerintahkan perangkat desa untuk menjadi saksi saat penggeledahan di rumah warga tersebut, saat dihubungi oleh pihak kepolisian.

“Saat penggeledahan saya ada kegiatan di kota dan Pak Kasun Purwanto yang ikut menyaksikan dalam penggeledahan tersebut mas dan Densus 88 – Anti Teror sementara mengamankan pasangan Suami-Istri tersebut”, pungkasnya.

Reporter: Arsoni

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses