Bupati Maryoto, Resmikan Stasiun dan Terminal Tangguh Semeru Untuk Menuju New Normal

Tulungagung318 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id- Untuk menuju Era New Normal Kabupaten Tulungagung terus berbenah dengan di sidaknya tempat-tempat yang menjadi berkerumunnya banyak Orang seperti Di Stasiun dan Terminal Tulungagung.
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo M.M bersama Kapolres Tulungagung AKBP. Eva Guna Pandia SIK, MH, MM beserta jajarannya,Dan Dandim 0807 Tulungagung Letkol Inf. Wildan Bahtiar SIP. beserta jajaranya serta Forkopimda meresmikan Stasiun Tangguh Semeru dan Terminal Gayatri Tangguh Semeru Tulungagung, Rabu (10/6).

Untuk peresmian stasiun Tangguh Semeru diawali dengan pemasangan stiker himbauan kesehatan oleh Bupati yaitu cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, pemotongan pita tanda diresmikanya stasiun Tangguh Semeru, kemudian dilanjutkan dengan meninjau beberapa lokasi di area Stasiun Tulungagung yakni loket antrian penumpang, ruang isolasi bagi penumpang yang positif terpapar Virus Corona, ruang tunggu penumpang dan pintu keluar stasiun.

Usai dari stasiun Tulungagung Bupati melanjutkan perjalanan menuju Terminal Gayatri Tulungagung untuk meresmikan Terminal Gayatri Tangguh Semeru yang dimulai dengan pemasangan stiker kesehatan dan pemotongan pita oleh Dandim 0807 Tulungagung Letkol Inf. Wildan Bahtiar SIP. dilanjutkan menuju ruang kesehatan, serta sidak di beberapa tempat yaitu di ruang tempat menurunkan penumpang. Di Tempat ini Bupati, Dandim 0807 Tulungagung dan Kapolres Tulungagung memasang stiker di dua bus sekolah dan satu bus penumpang umum. Pemasangan stiker ini menandai beroperasinya bus sekolah dan bus umum di Era New Normal.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo MM, ketika di tanya awak media menyampaikan untuk menuju new Normal kita akan melihat secara langsung ke lapangan sejauh mana untuk persiapannya.

“Apa yang harus laksanakan,baik di terminal maupun di stasiun sudah lengkap untuk persiapannya,” katanya.

Bupati juga berharap untuk penumpang bisa mematuhi/melaksanan protokol kesehatan dengan baik untuk menuju new normal.

“Disini penumpang diharapkan memakai masker, menjaga jarak, terus di periksa kesehatannya dengan termogun, tujuannya adalah untuk menjaga kondisi kesehatan dari pada penumpang, apabila terjadi kondisi penumpang suhunya di atas 37,5 derajat langsung kita periksa di tempat pemeriksaan yang ada di lokasi tersebut,” harapnya.

Reporter:Arsoni

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses