Bakesbangpol Tulungagung Perkuat Nilai Kebangsaan Generasi Muda

Tulungagung824 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan menanamkan karakter kebangsaan serta memperkuat wawasan nasional di kalangan pemuda di tengah tantangan era globalisasi.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Bhinneka (UBHI) PGRI Tulungagung, Kamis (12/3/2026), yang diikuti ratusan peserta dari kalangan mahasiswa dan pemuda di Kabupaten Tulungagung.

Acara tersebut menghadirkan narasumber Danramil 0807/03 Kedungwaru, Kapten Infanteri Edi Mulyono, serta Dosen Universitas Bhinneka Tulungagung, Andreas Andrie Djatmiko, SH., M.Hum.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, SE. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda sebagai fondasi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, generasi muda perlu dibekali pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai dasar kebangsaan. Di antaranya Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Agus Prijanto Utomo menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak cukup dipahami secara teoritis, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Hal itu dapat diwujudkan melalui sikap saling menghargai perbedaan, menjaga persatuan, menjunjung tinggi toleransi, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Ia menilai Kabupaten Tulungagung memiliki potensi generasi muda yang besar. Karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran pemuda untuk terus memperkuat semangat nasionalisme dan menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.

“Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami berharap generasi muda semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta memiliki kesadaran untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, penguatan nilai-nilai kebangsaan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk membimbing dan memberikan ruang bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap bangsa dan negara,” ungkapnya.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut akan lahir generasi muda Tulungagung yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga memiliki semangat nasionalisme yang tinggi serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan masyarakat Tulungagung yang sejahtera, maju, dan berakhlak mulia dapat tercapai.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses