Aspidsus Dampingi Kajati Kaltara Beri Kuliah Umum di UBT, Rektor Beri Apresiasi

Kalimantan Utara2051 Dilihat

Kalimantan Utara,medianasional.id – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara (Kajati Kaltara), Yudi Indra Gunawan didampingi Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Samiaji Zakaria memberikan Kuliah Umum kepada lebih 300 mahasiswa yang memenuhi Aula Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Borneo Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (10/12/2025).

Kajati Kaltara, Yudi Indra Gunawan menyampaikan fenomena motif dan modus tindak pidana korupsi semakin canggih dan berkembang Mahasiswa sebagai bagian dari agen perubahan harus mampu mengubah paradigma dari “Generasi Penerus” menjadi “Generasi Pelurus”.

Meluruskan sesuatu yang salah, meluruskan sesuatu yang bengkok dari tata kelola pemerintahan yang tidak baik menjadi baik, yang kurang baik menjadi lebih baik yang pada saatnya nanti ketika memasuki dunia kerja sudah tertanam nilai-nilai budaya anti korupsi.

“Kolaborasi Kejaksaan dalam tataran prakstisi yang menggandeng Universitas sebagai akademisi adalah sebuah keniscayaan dalam membangun generasi mendatang yang lebih baik dan responsif terhadap tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks,” ujar Kajati Kaltara.

Ditempat yang sama, Aspidsus membeberkan, bahwa pengungkapan kasus-kasus korupsi oleh Kejaksaan dengan nilai kerugian negara yang begitu fantastis menunjukkan bahwa prestasi penanganan perkara sejatinya berbanding terbalik dengan kualitas tata kelola negara yang digerogoti oleh mental-mental koruptif.

Menurutnya, Begitu banyak uang negara dan potensi keuangan negara yang seharusnya diterima oleh negara sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Namun diselewengkan oleh oknum-oknum bermental korup. Oleh karenanya, disamping tugas pokok penindakan, Kejaksaan juga diberikan tanggungjawab moril untuk melakukan upaya-upaya preventif melalui kuliah umum di kampus-kampus dan seminar-seminar kepada masyarakat dengan menampilkan capaian kinerja dalam hal penindakan yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman sehingga terbangun komitmen bahwa korupsi adalah musuh bersama.

“Tema besar peringatan Hakordia tahun 2025, Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat sejalan dengan pendekatan pemberantasan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kejaksaan dengan menggunakan pendekatan progresif dan interdisipliner untuk menghadapi korupsi modern yang bukan hanya fokus menindak pelakunya saja tetapi juga memulihkan kedaulatan ekonomi dan aset negara,”terang Aspidsus.

“Dalam lima tahun terakhir, Kejaksaan memprioritaskan penegakan hukum pada sektor perkara strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak, sumber daya alam dan pelayanan publik yang menyebabkan kerugian Perekenomian Negara,” tandasnya.

Sementara rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT) Yahya Zein dalam sambutannya mengapresiasi dan menyambut baik sinergitas dan kolaborasi Kejaksaan sebagai dunia praktisi yang secara serentak dalam rangka peringatan Hakordia dengan memberikan Kuliah Umum kepada mahasiswa di kampus-kampus sehingga dapat memacu para mahasiswa untuk lebih memahami teori dan praktik, karena sejatinya hukum itu terus berkembang dan dinamis ditengah masyarakat.

Selain itu, Rektor UBT juga menyambut baik gagasan Kajati Kaltara yang mengusulkan untuk memasukkan kajian tentang Kejaksaan ke dalam kurikulum pembelajaran mahasiswa fakultas hukum UBT sehingga ke depan akan menjadi bahan diskusi menarik bersama Dekan Fakultas Hukum untuk mempertimbangkannya.

Pewarta : Zainal La Adala

Editor : Zainal La Adala

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses