Amankan Stok Kemarau, Bulog Salurkan Bansos Beras 30 Kg ke 33 Juta KPM

Jakarta1244 Dilihat
JAKARTA, medianasional.id – Perum Bulog memastikan cadangan pangan nasional aman hingga akhir tahun 2026. Hingga Agustus, realisasi penyerapan beras domestik telah menyentuh angka 3,4 juta ton, atau setara dengan 80 persen dari total target tahunan sebesar 4 juta ton.
.
Direktur Keuangan Perum Bulog, Hendra Susanto, menyatakan optimismenya bahwa sisa target penyerapan sekitar 600 ribu ton dapat segera terpenuhi dalam waktu dekat. 

.
“Stok beras kita saat ini mencapai 5,4 juta ton. Dari target serapan masyarakat tahun ini sebesar 4 juta ton, kita sudah mencapai sekitar 80 persen atau 3,4 juta ton. Tinggal sedikit lagi,” ujar Hendra saat memberikan keterangan di Cimahi, Kamis (13/8/2026). 

.
Langkah agresif penyerapan ini memegang peran ganda. Selain menjaga stabilitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP), strategi ini juga menjamin hasil panen petani lokal terserap pasar dengan harga yang memadai.
.
Siap Hadapi Kemarau dan Salurkan Bansos Jumbo 

Hendra menegaskan, total stok beras sebesar 5,4 juta ton yang dikuasai pemerintah saat ini sangat melimpah. Jumlah tersebut dinilai lebih dari cukup untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan akibat ancaman musim kemarau. 

.
“Aman, stok beras kita aman, banyak betul,” tegasnya. 

.
Melimpahnya cadangan pangan ini juga memperlancar realisasi program bantuan sosial (bansos) beras berskala besar. Pada periode salur tiga bulan (Juli, Agustus, September 2026), setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima total 30 kilogram beras. 

.
Program intervensi pangan ini menyasar 33,2 juta KPM di seluruh Indonesia yang tercatat dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Secara keseluruhan, total beras bansos yang digelontorkan pemerintah menembus angka 1 juta ton. 

.
Komitmen Swasembada dan Sewa Gudang Swasta 

Hendra menambahkan, tata kelola cadangan pangan yang terstruktur ini merupakan instruksi langsung dari Presiden. Tujuannya agar dampak swasembada pangan bisa langsung dirasakan oleh masyarakat kelas bawah. 

.
Demi menampung volume beras yang melimpah, Bulog bahkan melakukan langkah taktis dengan menyewa gudang milik swasta. Pihak manajemen memastikan seluruh gudang sewaan tersebut telah memenuhi standar kualifikasi dan persyaratan ketat Bulog. 

.
Ke depan, Perum Bulog berkomitmen untuk terus menggenjot penyerapan beras lokal demi menjaga ketahanan stok pangan nasional yang kokoh dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses