Tulungagung, Medianasional.id – Dengan adanya video viral di beberapa platform media yang menampilkan adanya kegiatan warga yang sedang mengambil aspal yang terkelupas di ruas jalan Sawo – Gambiran di desa Besole pasca hujan lebat yang menyebabkan banjir pada hari Sabtu (31/01/2026) kemarin, Pemkab Tulungagung melalui Dinas teknis PUPR menjelaskan kalau aspal yang mengelupas tersebut tidak termasuk dalam volume proyek perencanaan pekerjaan pada ruas jalan utama sawo-gambiran.
Kepala Dinas PUPR Tulungagung,Erwin Novianto saat di konfirmasi di ruang kerjanya menyampaikan terkait video viral aspal yang terkelupas pasca hujan kemarin itu tidak termasuk dalam perencanaan proyek pekerjaan ruas jalan utama Sawo – Gambiran.
“Untuk jalan utama Sawo – Gambiran pengerjaannya sudah selesai di kerjakan pada bulan Desember 2025 kemarin dengan menggunakan APBD kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2025 dengan nilai kontrak Rp 19 Milyar. Dimana sampai saat ini ruas jalan tersebut masih dalam kondisi baik-baik saja atau tidak ada masalah sama sekali dan kondisi jalan utama tetap bisa di lalui oleh masyarakat seperti biasanya,walaupun barusan terkena bencana banjir kemarin”, katanya, Senin (2/2/2026).
Lebih lanjut Erwin menjelaskan terkait aspal yang mengelupas itu sekitar 10 Meter persegi dan itupun di luar spesifikasi volume dalam perencanaan dan di luar shop drawing (gambar teknis), maupun As Built drawingnya pekerjaan pada ruas jalan Sawo-Gambiran.
“Memang untuk tambahan aspal tersebut di lakukan dengan inisiatif maupun etika baik dari pihak penyedia jasa. Dalam hal ini untuk melakukan leveling terhadap elevasi pada badan jalan utama dengan jalan lingkungan yang sudah ada sebelumnya, lebih jelasnya aspal yang mengelupas itu adalah aspal tambahan yang di berikan oleh pihak penyedia di luar spesifikasi RAB pekerjaan, tujuannya supaya masyarakat bisa meliwati jalan menuju jalan utama dengan nyaman”, jelasnya.
Erwin juga mengungkapkan kalau ruas jalan sawo – gambiran saat ini masih dalam tahap pemeliharaan oleh penyedia sampai bulan November 2026,maka bila ada kerusakan pada ruas jalan tersebut itu masih tanggung jawab penyedia.
“Untuk kondisi saat ini pada ruas jalan sawo – gambiran pada jalan utama belum ada kerusakan walaupun terkena banjir lumpur kemarin.Untuk kualitas pekerjaan tidak perlu di khawatir kan karena juga sudah di lakukan pemeriksaan oleh BPK,sudah sesuai dengan spesifikasi yang ada”, tandasnya.
Erwin berharap kepada masyarakat untuk bisa bijak dalam menyikapi isu – isu yang beredar di medsos. Selain itu kami juga berharap untuk masyarakat Tulungagung demi kepentingan bersama bisa saling menjaga adanya fasilitas umum, khususnya infrastruktur jalan.
“Dimana kita ketahui bersama infrastruktur jalan saat ini menjadi program prioritas utama pak Bupati, supaya masyarakat pengguna jalan dalam berkendara bisa lancar dan nyaman serta bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Tulungagung,” jelasnya.






