Abu Bakar Sidik Resmi Pimpin PWI Brebes, Diskominfotik dan SMSI Tekankan Profesionalisme Wartawan

Brebes, Jawa Tengah1172 Dilihat

Brebes, medianasional.id |Masa kepemimpinan Eko Saputro sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Brebes periode 2022–2025 resmi berakhir. Tongkat estafet kepemimpinan kini beralih kepada Abu Bakar Sidik, yang terpilih sebagai Ketua PWI Brebes periode 2026–2029.

Pelantikan berlangsung dalam Konferensi Kabupaten (Konferkab) PWI Brebes di Grand Dian Hotel Bumiayu, Sabtu (31/1/2026). Acara dihadiri pengurus PWI Jawa Tengah, seluruh anggota PWI Brebes, serta perwakilan organisasi media. Suasana berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan semangat membangun organisasi.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Brebes demisioner, Eko Saputro, menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya. “Saya pribadi meminta maaf jika ada hal-hal yang tidak berkenan selama menjadi ketua,” kata Eko.

Eko menegaskan bahwa selama kepemimpinannya, PWI Brebes telah melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk pencapaian besar berupa penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) di Brebes.

Ketua PWI Brebes terpilih, Abu Bakar Sidik, mengakui bahwa kepemimpinannya akan menghadapi tantangan berat. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sejumlah program yang belum tuntas, terutama penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). “Ini tantangan yang berat karena banyak hal yang perlu dilakukan,” ujar Abu Bakar usai terpilih.

Menurutnya, UKW menjadi prioritas utama karena merupakan instrumen penting untuk memastikan kompetensi, profesionalisme, dan integritas wartawan.

Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Brebes, Warsito Eko Putro, menegaskan pentingnya peran wartawan dalam mendukung pembangunan daerah. Ia mengingatkan agar insan pers tetap menjaga profesionalisme dengan menghindari berita negatif, hoaks, maupun pemberitaan yang menyerang pemerintah tanpa dasar.

“Kami berharap pemberitaan lebih menonjolkan sisi positif, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang menyejukkan dan mendorong semangat pembangunan,” tegas Warsito.

Warsito menambahkan, di era digital arus informasi begitu cepat menyebar. Karena itu, wartawan dituntut semakin bijak dalam memilih dan menyajikan berita. Menurutnya, berita yang konstruktif akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah sekaligus menjaga kondusivitas daerah.

Sementara itu, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Brebes, Dedy Agustian, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Abu Bakar Sidik sekaligus membeberkan sejumlah poin penting mengenai upaya PWI dalam merangkul dan mendukung wartawan.

“Selamat dan sukses kepada Saudara Abu Bakar Sidik. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh integritas dan semangat kebersamaan, sehingga PWI Brebes semakin maju dan bermanfaat bagi pembangunan daerah,” kata Dedy.

Dedy menilai, kepemimpinan baru PWI Brebes menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi wartawan di daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara SMSI dan PWI dalam membangun ekosistem media yang sehat, berimbang, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dedy menegaskan bahwa PWI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan jurnalis. Ia menyampaikan bahwa sejumlah program telah dijalankan secara konsisten untuk mendukung profesionalisme wartawan.

“Uji Kompetensi Wartawan (UKW) secara masif digelar oleh PWI di berbagai daerah. Tujuannya jelas, memastikan wartawan beretika, profesional, dan berintegritas,” ujar Dedy.

Dedy menjelaskan bahwa PWI tidak bekerja sendiri dalam menjalankan programnya. Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci untuk memperkuat kapasitas jurnalis.

Selain kompetensi, kesejahteraan wartawan juga menjadi perhatian utama organisasi. Dedy menekankan bahwa dukungan nyata diberikan melalui kerja sama dengan lembaga perbankan untuk menyediakan rumah subsidi bagi wartawan.

Ia menambahkan bahwa perlindungan sosial bagi wartawan tidak boleh diabaikan. Menurutnya, jurnalis harus mendapatkan jaminan yang layak dalam menjalankan profesinya.

“Anggota PWI harus terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Dedy.

Tak hanya itu, Dedy menyoroti komitmen sosial yang dijalankan PWI Brebes. Ia menyebut bahwa kepedulian terhadap masyarakat diwujudkan melalui kegiatan bersama organisasi lain.

“Seperti kegiatan Bakti sosial yang diadakan oleh PWI Brebes melalui kolaborasi dengan organisasi lain. Ini bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat,” jelasnya.

Menurut Dedy, seluruh program tersebut harus dijalankan dengan integritas dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik. Wartawan, katanya, tidak hanya dituntut profesional, tetapi juga menjaga marwah pers sebagai pilar demokrasi.

Dengan berakhirnya masa kepemimpinan Eko Saputro, dimulainya periode Abu Bakar Sidik, serta dukungan pemerintah daerah dan SMSI, diharapkan peran pers di Kabupaten Brebes semakin kuat dalam menjaga demokrasi, transparansi, dan keberkahan pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses