Lampung Selatan, medianasional.id – Aksi pencurian kembali meresahkan warga Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan. Dalam satu malam, sebuah rumah makan dan dua rumah warga di Desa Gayam RT 07 RW 01 dibobol maling pada Malam Minggu, 30 Januari 2026.
Salah satu korban adalah Mulkan (69), mantan Camat Penengahan sekaligus pemilik Rumah Makan Pancaran. Pelaku diduga masuk dengan cara menjebol atap rumah makan dan menggasak sejumlah barang, di antaranya kompor gas, magicom, dua tabung gas 3 kg, panci masak, mikser, serta barang pecah belah. Selain itu, spiker aktif milik tetangga juga ikut raib. Kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta.
Peristiwa ini bukan yang pertama. Lima hari sebelumnya, pada Malam Selasa, 27 Januari 2026, tiga rumah warga di lokasi yang sama juga dibobol maling. Bahkan, tiga bulan lalu, kendaraan roda dua milik warga sempat digondol pelaku.
Istri Mulkan yang baru pulang dari Surabaya mengetahui kejadian tersebut saat ditelepon anaknya ketika masih berada di kapal tujuan Merak–Bakauheni. Ia mengaku barang-barang yang hilang sebagian besar adalah peralatan masak yang baru dibeli dua bulan lalu.
Warga enggan melaporkan kasus ini ke polisi karena merasa pesimis terhadap penanganan aparat Polsek Penengahan. Mereka menilai respons aparat lambat dan tidak memberikan tindak lanjut atas laporan sebelumnya.
Aksi pencurian berulang ini menambah keresahan masyarakat yang berharap aparat kepolisian segera meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah hukum Penengahan.






