Warga Meminta Langkah Tegas Bupati Tangani Lapak Ilegal Penyebab Kemacetan Pasar Santiong

Tangerang255 Dilihat

Tangerang, Medianasional.id – Dampak dari banyaknya lapak – lapak pedagang yang menjamur di sepanjang jalur utama jalan baru pasar Santiong Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang mendapat reaksi beragam dari berbagai kalangan masyarakat.

Tidak sedikit Pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalanan yang macet akibat dari penyempitan bahu jalan, terlebih supir Bus karyawan dan pemotor yang berangkat untuk beraktifitas bekerja sebagai buruh pabrik-pabrik,” Minggu (11/05/2025).

Keluhan yang bersumber dari beberapa sopir bus karyawan PT. ADIS berinicial (TM) dan PT. PEMI inicial (NJ) ini mengungkapkan kepada PT. Medianasional, atas rasa kecewa nya terhada Pejabat Pemerintah Daerah yang dirasa tidak mampu mengatasi polemik yang terjadi yang berkaitan dengan pasar Santiong sebagai pasar tradisional.

Selaku Warga Masyarakat dan juga selaku perwakilan pengguna jalan Kami meminta kepada Bupati Kabupaten Tangerang MOCHAMAD MAESYAL RASYID, agar bisa turun langsung ke lokasi pasar Santiong guna meninjau kondisi yang sebenarnya dan agar segra menertibkan pedagang Ilegal yang selama ini menggunakan badan jalan yang semestinya menjadi pasilitas umum.

Hal ini adalah sebagai bentuk protes kami menuntut kebijakan pemerintah daerah dalam menata kota dan penyelamatan aset daerah. Juga menghapus kesan kumuh dan semrawut yang selama ini melekat di Pasar Santiong Kecamatan Balaraja. Sebab ini sudah jelas melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketentraman Dan Ketertiban Umum Serta Perlindungan Masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut dikemukakan bahwasanya Tata ruang kota harus berpihak pada kepentingan publik, bukan pada kepentingan kelompok tertentu, dan bila dilakukan penertiban oleh Pemerintah Daerah hal ini bukan semata-mata menggusur lapak pedagang yang berdiri dibahu jalan, akan tetapi lebih dari pada penyelamatan aset milik daerah yang telah bertahun-tahun dikuasai tanpa hak, dan ini juga berdampak kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak maksimal karena tidak masuk ke Kas Daerah,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses