Tidak Mendapatkan Perhatian Serius, Masyarakat Kampung Gegunung Buniayu Bangun Jembatan Penghubung Melalui Swadaya

Tangerang706 Dilihat

Tangerang, medianasional.id – Merasa kurang mendapatkan perhatian serius dari Dinas terkait maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, Akhirnya masyarakat Kampung Gegunung RT.001/005, Desa Buniayu Kecamatan Sukamulya bersama Pemerintah Desa setempat akhirnya membangun jembatan sebagai akses penghubung atau jalan alternatif menuju Kampung Pabuaran dengan menggunakan Dana Swadaya masyarakat, Senin (24/02/2025).

Keinginan masyarakat untuk memiliki jembatan akses yang menghubungkan kampung Pabuaran dan Kampung Gegunung Desa Buniayu, sudah sejak 5 Tahun lalu guna untuk memudahkan jalur transportasi, khususnya bagi para pelajar SMP Negeri 1 Sukamulya dan SD Negeri 01 Buniayu,” terang Dany salah satu tokoh masyarakat setempat.

Dany menjelaskan, Selain itu jembatan penghubung juga bertujuan memperpendek jarak tempuh untuk menuju pasar Benda ataupun menuju kantor Kecamatan Sukamulya melewati Kampung Panameng Desa Kaliasin.

“Untuk mewujudkan jembatan tersebut, pihak Pemerintahan Desa Buniayu pernah mengajukan permohonan pembangunan jembatan ke Dinas maupun Pemerintah Kabupaten sejak Tahun 2019, Sudah 5 Tahun usulan tersebut tidak juga terealisasi, baik lewat Musrenbang tingkat Kecamatan ataupun melalui usulan kepada Dinas juga Aspirasi anggota Dewan. Padahal itu untuk mendukung akses anak – anak sekolah,” terangnya.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Buniayu Kecamatan Sukamulya Hamdani,. S.M. kepada Awak Media mengatakan mungkin masyarakat di Kampung Gegunung tersebut sudah cukup lelah menginginkan adanya jembatan penghubung yang berada di atas sungai sebagai akse mobilitas mereka,” jelasnya.

“Keberadaan jembatan tersebut akan mempersingkat jarak dan waktu bagi pelajar SMP Negeri 1 dan SD Negeri Buniayu 01. Coba bayangkan kalau tidak ada jembatan tersebut siswa akan menempuh jarak dan waktu yang lebih lama karena harus memutar,” kata Hamdani SM.

Selain itu, jembatan tersebut juga di gunakan masyarakat yang akan melakukan aktifitas berdagang dan bekerja setiap harinya, karena dapat mempersingkat waktu dan jarak,” ujar Hamdani SM.

Hamdani berharap adanya perhatian serius dari Dinas maupun Instansi terkait Pemerintah Kabupaten Tangerang, karena di wilayah Desa Buniayu masih ada 2 titik lagi jembatan penghubung yang kondisinya memperihatinkan, bahkan sering menimbulkan kecelakaan lalulintas hingga pernah terjadi adanya mobil yang tercebur ke sungai,” ungkapnya.

Karena kondisi jembatan memang sudah banyak yang tidak layak, masyarakat Desa Buniayu, ada yang membuat pagar pembatas disisi kiri kanan jembatan tersebut dengan menggunakan Dana swadaya masyarakat.

Lebih lanjut Hamdani menjelaskan, Rencananya, jembatan Kampung Gegunung tersebut akan di bangun dengan bantalan dan lantai cor, agar tidak mudah rusak, walaupun anggarannya masih terbatas dan belum mencukupi, tetapi akan di bangun pondasinya terlebih dahulu, sedangkan untuk lantai jembatan kemungkinan menggunakan material seadanya.

Terakhir Kepala Desa Buniayu Hamdani SM menambahkan pembangunan jembatan penghubung tersebut silahkan diawasi langsung oleh masyarakat, kerena pekerjaan tersebut melibatkan masyarakat silahkan pengawasan dilakukan oleh masyarakat, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses