Temu Karya Sastra 2024 Wujudkan Budaya Jogja yang Mendunia

DI.Yogyakarta639 Dilihat

Yogyakarta, medianasional.id – Yogyakarta merupakan wilayah yang memiliki lumbung budaya yang tak ternilai. Bahasa, sastra, dan aksara merupakan sendi-sendi yang akan tetap hidup mengiringi zaman. Citra Yogyakarta memang terbangun dari berbagai sendi kreasi yang perlu terus dijaga dan dikembangkan. Kegiatan kesastraan merupakan salah satu upaya kreatif dalam menjaga dan menghidupi citra Yogyakarta. Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai lembaga pengayom kehidupan bersastra selalu mengupayakan pengayaan kreasi bagi citra Yogyakarta sebagai kota kultural-edukatif yang sudah diakui dunia. Aktivasi kreasi sastrawan Yogyakarta melalui sanggar dan komunitas sastra menjadi langkah strategis untuk mengejawantahkan pengayaan kreasi bagi citra keyogyakartaan.

Tahun 2024 Temu Karya Sastra memasuki tahun ke-4, hal yang dikonkretkan untuk menuju gemilang tema utama Daulat Sastra Jogja yang kali ini berfokus pada penguatan kreasi dan inovasi sanggar-sanggar dan komunitas sastra yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada waktu sebelumnya, para alumnus peserta Temu Karya Sastra yang berasal dari komunitas kembali ke komunitas atau sanggar masing-masing untuk meningkatkan daya kreatifitas bersastra, bagi individu ada yang bergabung dengan komunitas yang telah ada, bahkan ada yang membuat sanggar atau komunitas sastra baru, ini merupakan potensi kantong sastra alternatif dari anak muda Yogyakarta berdampingan seacara kompetitif dengan sanggar atau komunitas yang ada. Sebelumnya sudah banyak komunitas atau sanggar berbasis sastra di Yogyakarta yang bernaung dalam intitusi kampus, pemerintahan, dan swasta. Hingga Temu Karya sastra tahun ke-3 setidaknya sudah lahir komunitas baru seperti Komunitas Teater Remaja Bantul (Komatera), Komunitas Sastra Pleret, Komunitas Ujwala, Sastra Pesantren Al Imdad.

Pada tahun 2023 mengangkat topik mengenai Filosofi Sumbu Imajiner Yogyakarta yang menjadi cirikhas Daerah istimewa Yogyakarta, pada tahun 2024 ini dengan semangat regenerasi kreatifitas bersastra melalui komunitas atau sanggar sastra di Yogyakarta, mengangkat topik Budaya Jogja Mendunia.

Kegiatan Temu Karya Sastra ‘Daulat Sastra Jogja’ – Budaya Jogja Mendunia – “Regenerasi Pelaku Sastra Berbasis Komunitas,” melalui rangkaian kegiatan yakni; dengan pola pembinaan cipta dan penulisan Puisi-Cerpen-Naskah Lakon dalam bentuk workshop (kemah menulis) pada 8-11 Juli 2024 di Westlake Resort, lomba karya sastra Puisi-Cerpen-Naskah Lakon pada bulan Agustus-September, dan pementasan karya sastra akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2024. Peserta kegiatan merupakan wakil-wakil dari sanggar dan komunitas sastra yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hasil yang ingin diperoleh adalah penguatan kemampuan kreasi dan inovasi individu-individu penulis sastra yang berbasis sanggar dan komunitas di DIY. Capaian yang konkret adalah karya tulis bergenre cerita pendek (cerpen), puisi, dan naskah lakon yang bertema tentang keyogyakartaan. Di sisi lain, para penulis akan mengembangkan keilmuan tentang kepenulisan di sanggar dan komunitas mereka masing-masing. Secara lebih luas, sanggar dan komunitas sastra di DIY akan berkembang menjadi sendi-sendi penggerak citra keyogyakartaan melalui jalur kesastraan.

Terkait dengan topik kegiatan, diharapkan nantinya para peserta selain mengembangkan sastra di komunitas atau sanggar masing-masing, juga produktif dalam penulisan karya sastra, mempublikasikannya dalam bentuk tulisan baik cetak maupun online, juga mengemas karya sastra dalam media lain seperti video, pertunjukkan, film, buku, musik dan bentuk konten berbasis sastra lainnya, sehingga karya sastra karya anak muda Yogyakarta dengan tema mengenai budaya Yogyakarta bisa dinikmati dan didistribusikan lebih luas lagi tidak hanya sekala nasional, namun melalui jalur dan jejaring internasional yang mulai dibangun oleh pelaku sastra di Yogyakarta.

 

 

(Widayat)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses