Sulawesi Tengah, medianasional.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten sedang menargetkan Piala Adipura 2026 sebagai penghargaan bergengsi atas kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang baik.
Hal itu disampaikan kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai, Judi Amisudin saat ditemui medianasional.id belum lama ini, di Kantornya Komplek Perkantoran Bukit Halimun, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.
Dijelaskannya, Kabupaten Banggai memliki sejarah pernah meraih Adipura Kencana sebanyak lima kali sebelumnya.
“Saat ini Dinas Lingkungan Hidup getol mendorong gerakan sadar lingkungan dan perencanaan pengelolaan sampah jangka panjang hingga 2045 dalam rangka untuk memenuhi kriteria penilaian,”kata Kepala DLH.
“Banggai optimistis karena telah masuk tahap penilaian sebelumnya dan terus meningkatkan strategi,” sambungnya.
Judi Amisudin berujar, bahwa strategi DLH Banggai yaitu Penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan peningkatan kapasitas TPA.
“Kami kolaborasi dengan akademisi untuk Rencana Induk Persampahan (RIPS) 2026–2045,”ungkapnya.
Agar semuanya dapat terwujud, Kepala DLH mengimbau kesadaran seluruh lapisan masyarakat untuk berjibaku membersihkan lingkungannya masing-masing.
“Pemerintah Kabupaten Banggai akan menindak tegas bagi warga yang terbukti membuang sampah bukan pada tempatnya,”terang Judi Amisudin.
“Kebersihan dan kelestarian lingkungan bukan hanya tanggungjawab pemerintah tapi tanggungjawab seluruh warga negara Indonesia, sehingga diperlukan kesadaran masyarakat,” pungkasnya.
Untuk diketahui Piala Adipura diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kepada daerah dengan pengelolaan lingkungan terbaik, fokus pada pengelolaan sampah, penghijauan, dan zero TPS liar.
Pewarta : Zainal La Adala (Koordinator Wilayah Indonesia Timur)
Editor : Zainal La Adala






