Tak Terima Proyeknya Diberitakan, Pelaksana CV. Mahakarya Putra Kontruksindo Bantah Statement Camat

Tangerang669 Dilihat

Tangerang, Medianasional.id | Adanya pemberitaan dari media online terkait pembongkaran proyek paving block di Kampung Kabembem Rt 04/02 Kelurahan Balaraja atas perintah pihak kecamatan yang dinilai tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sudah ditetapkan, akhirnya mendapat sanggahan dari pihak pelaksana kegiatan CV. MAHAKARYA PUTRA KONTRUKSINDO.

Pesan singkat melalui WhatsApp pelaksana kegiatan berinisial (JML) yang mengaku bernama Jhon, yang bersangkutan menyanggah dengan menggunakan bahasa Sunda.

“Yang Tidak Sesuai Naonna (Apanya yang tidak sesuai),” tulisnya.

“Neangan Mas Ragag di Peving (Nyari emas yang jatuh di paving)”, imbuhnya.

Dengan bahasa pesan tersebut bisa dikategorikan pelaksana kegiatan seolah tidak terima dan tidak merasa bahwa kegiatan tersebut mengalami kendala yang serius.

Lebih ironisnya lagi, Jamal alias Jhon jelas jelas mengelak kalau dirinya bukan pelaksana di kegiatan tersebut, Jumat (07/03/2025).

Seperti diketahui, dan terpantau jelas di lokasi kegiatan bahwa proyek paving yang baru selesai tahap pengerjaannya tersebut, dilakukan pembongkaran total dan selanjutnya dipasang ulang untuk pembenahan. Hal ini sudah dipastikan kalau proyek tersebut mengalami kegagalan yang lebih dikenal dengan sebutan Gagal Konstruksi.

Hal ini dikuatkan oleh paparan pengawas dari pihak Kecamatan ketika dilakukan konfirmasi dan komuikasi secara langsung bahwa kegiatan tersebut dinilai tidak sesuai RAB yang ada, maka dari itu selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) berhak untuk mengevaluasi secara mendasar di setiap kegiatan yang berpotensi dapat merugikan keuangan negara.

Lebih lanjut Petugas Pengawas Kegiatan (PPK) Kecamatan menjelaskan, “Secara logika berpikir dengan menggunakan akal sehat, disimpulkan tidak mungkin kegiatan yang sudah selesai tahap pengerjaannya diperintahkan untuk pembongkaran kembali jikalau hal tersebut sudah memenuhi standart dan sudah sesuai spesifikasi”, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses