Senin Besok, Aliansi OKP Bersatu Bakal Boikot RSUD Chasan Boesoirie Hingga Rabu

Medianasonal.id

Ternate – Dengan menyikapi berbagai indikasi masalah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie (CB) yang diduga akibat dari pengelolaan manajemen, Aliansi Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP-bersatu) mengambil sikap tegas dengan melaksanakan aksi demontrasi pada hari Senin tanggal 8 Mei 2023.

Rapat persiapan aksi telah dilakukan oleh KNPI Maluku Utara beserta pengurus dan Organisasi berhimpun lainnya pada Sabtu malam tanggal 6 Mei 2023, bertempat di Cafe D’Kapita Kota Ternate.

Sekertaris KNPI Maluku Utara, Samir Jahum saat ditemui mengatakan bahwa RSUD Chasan Boesoirie merupakan Rumah Sakit Umum Layanan Kesehatan masyarakat Maluku Utara, yang mana sebagai Rumah Sakit Rujukan 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku Utara yang mengakomodir Pasien Umum maupun BPJS. Sementara masalah manajemen rumah sakit semakin menumpuk, baik hutang miliyaran hingga krisis obat dan alat serta bahan untuk pelayanan.

” Masalah ini juga diantaranya adalah penghentian resep obat oleh PT Kimia Farma, Alat CT SCAN diduga mengalami kerusakan, Ruangan Operasi Pasien sebagian besar juga diduga mengalami kerusakan dan tak dapat digunakan, kemudian hutang kepada 65 vendor sebagai pengadaan atau supplier pengobatan di RSUD Chasan Boesoirie,” bebernya

Lanjut dia, belum lagi soal dugaan Perbuatan Tindak Pidana Korupsi dengan melakukan Pemotongan serta Penggelapan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) Tenaga Kesehatan Pegawai Negeri dan Kontrak serta dokter RSUD Chasan Boesoirie, kemudian Alokasi Dana TPP bagi Nakesla, dokter,
Bidan dan Perawat 2020 hingga 2022 serta insentif dokter 2016/2017.

“Dan lebih mirisnya ada dua rekening siluman yang mengatasnamakan RSUD Chasan Boesoirie Ternate, dan pengelolaan paviliun rumah sakit yang tidak masuk PAD,” ucapnya.

Atas perihal inilah dikatakan Samir bahwa aksi kemanusiaan untuk memboikot RSUD Chasan Boesoirie yang dilaksanakan nantinya itu mulai hari Senin hingga Rabu.

Sementara Kordinator aksi, Isnain N Bailusy juga menambahkan, aksi Aliansi OKP Bersatu ini yang tergabung di dalam adalah KNPI Maluku Utara bersama Cipayung baik HMI, PMII, IMM, KAMMI, GMNI, GMKI, dan dengan organisasi DPW GPM, gerakan pemuda sehat serta sejumlah OKP lainnya, kemudian BEM se- Maluku Utara.

Sementara pelaksanaan aksi dengan titik kumpul bertempat di pelabuhan kota baru dengan rute Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Boesoirie, Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dan Kediaman Gubernur Maluku Utara, sekitar pukul 8.30 WIT Hinga hari Rabu tanggal 10 mei 2023.

” Aksi kemanusiaan ini, dengan tuntutan agar Gubernur segera mencabut Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk di kembalikan ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara, dan meminta direktur dan manajemen untuk terbuka soal sejumlah masalah hingga hutang miliyaran rupiah, serta meminta pertanggungjawaban Dewan Pengawas rumah Sakit Umum Daerah Chasan Boesoirie,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses