Ambon, medianasional.id – Bapeda-Litbang Kota Ambon mengelar Rapat Koordinasi (Rakor), Pelaksanaan Sinergitas dan Harmonisasi Perencanaan Pembangunan Pengembangan Ekonomi Kreatif Kota Ambon, yang bertempat di lantai 3 (tiga) Hotel Elizabeth, Jumat (30/3/23).
Rakor ini dibuka secara resmi Oleh Sekretaris Kota Ambon, dan dihadiri oleh pimpinan OPD, Camat, Kades/Raja dan Lurah, serta pelaku usaha.
Dalam sambutannya, Sekkot Ambon Drs. Agus Ririmasse,AP., M.Si., mengatakan bahwa, pemerintah daerah bertanggung jawab dalam menciptakan dan mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif, yang dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional, dan meningkatkan daya saing global, ujarnya.
” Ekonomi kreatif memiliki arti penting dalam menopang ketahanan ekonomi masyarakat, mewujudkan pertumbuhan ekonomi, mengembangkan inovasi, kreativitas, dan daya saing, serta menciptakan lapangan pekerjaan, guna memajukan pembangunan perekonomian, ” kata Ririmasse.
Dikatakannya, Pemkot Ambon telah menetapkan arah kebijakan tahun 2024 yaitu, penguatan perekonomian daerah melalui infrastruktur, untuk mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif.
” Dalam rangka meningkatkan ekonomi kreatif, diperlukan sinergitas yang baik antar program kegiatan perangkat daerah. Oleh karena itu, diharapkan bahwa pertemuan ini akan menghasilkan program dan kegiatan yang sejalan, dengan kebijakan Pemerintah Kota dan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat” tutur Sekkot Ambon.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bapedda Litbang Kota Ambon, Enrico Matitaputty menyampaikan bahwa, Pemerintah Kota Ambon mengembangkan ekonomi kreatif untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran, serta perlu koordinasi antara pelaku usaha, kelurahan, dan opd terkait, dan mengembangkan industri kreatif, kuliner, seni, kerajinan, dan pariwisata, ujarnya.
” Dengan berkembangnya ekonomi kreatif, diharapkan dapat menurunkan kemiskinan dan pengangguran, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon. Saya berharap, pembangunan ekonomi kreatif dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan membantu Kota Ambon menjadi lebih maju dan berkembang,” harap Matitaputty.
Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon, Tity Oratmangun mengatakan, sinergi antara Dinas Pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif berjalan baik di rapat koordinasi,.karena beberapa OPD turut hadir, dan fokus pada kebutuhan para pelaku usaha ekonomi kreatif, pungkasnya.
” Meskipun ada dua pelaku usaha, yaitu jasa pariwisata dan ekonomi kreatif, fokus sinergitasnya lebih pada pelaku ekonomi kreatif untuk mengoptimalkan potensi – potensinya. Ada saran untuk membuat event etalase kebaya, dan Saya akan membicarakan hal ini dengan Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon. Apabila dijadikan bagian dari kalender bulanan, acara akan diselenggarakan pada tanggal atau bulan tertentu, tetapi jika dijadikan kalender event tahunan, acara akan diadakan setiap tahun. Saya berharap sinergi bisa terus terjalin, dan ditingkatkan ke depannya, ” ucap Tity.






