Tangerang, Medianasional.id – Program pembangunan betonisasai jalan di beberapa titik Kecamatan yang bersumber dari Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kabupatrn Tangerang menjadi perhatian serius dari sejumlah Activis pemerhati pembangunan.
Pasalnya dari sejumlah rentetan kegiatan betonisasi yang dikerjakan banyak terdapat kejanggalan yang ditemukan pada saat pelaksanaan.
Salah satu diantara titik kegiatan yang terkonfirmasi adalah Kegiatan betonisasi Jalan baru PT. PEMI – Santiong Kelurahan Balaraja Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang. Jumat, (02/05/2025).
Duganan kejanggalan yang tidak sesuai SOP Standard Operating Procedure (Prosedur Operasi Baku), diantaranya tidak terpasangnya Papan Informasi Publik, tidak terpasangnya lampu penerangan jalan saat pelaksanaan berlangsung, dan yang lebih ironisnya lagi tidak adanya pengawasan dari dinas terkait di lokasi kegiatan.
Hal ini di kuatkan oleh ungkapan “Jainuri” selaku pelaksana kegiatan saat dikonfirmasi dilokasi, mempertanyakan terkait Papan Informasi Kegiatan, Lampu Penerangan Jalan serta Pengawasan dari Dinas Binamarag dan Sumber Daya Air selaku Kuasa Pengguna Anggaran.
Jainuri menjelaskan, untuk lampu Penerangan jalan kami tidak mempersiapkan, karena biasanya jalan disini terang bang, soal papan informasi proyek itu memang belum kami pasang, dan ketidak hadiran pengawas dari Dinas terkait saya sendiri tidak tahu alasan pengawas samapai tidak hadir di lokasi.
Menanggapi hal ini, Suminta selaku activis pemerhati pembangunan Kabupaten Tangerang mengemukakan, hal ini adalah salah satu sistem kapitalis sekuler, pihak Dinas kurang mengontrol bagaimana keberlangsungan kegiatan yang dikerjakan, pengawas seakan lepas tangan terhadap bagaimana rencana proyek betonisasi yang di kerjakan.
Tidak hanya itu, Suminta juga mengemukakan, banyak yang harus diperhatikan oleh Kontraktor maupun pengawas dari Dinas itu sendiri, pengerjaan proyek yang tanpa penerangan akan beresiko terhadap keselamatan warga masyarakat pengguna Jalan dan juga hasil dari kegiatan itu sendiri mutu dan kualitasnya patut di pertanyakan.






