Brebes, medianasional.id | Peternak Domba Sakub yang di dominasi kaum milenial di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes ini menggelar Sayembara Wedus (Domba-Red) di Lapangan Obyek Wisata Kaligua. Minggu, 18/02/2023.
Domba Sakub saat ini kualitasnya tidak kalah dengan domba-domba impor, dengan bobotnya mencapai 150 kg dan harganya sampai puluhan juta, “kata
Prof. Aris Haryanto dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada Yogyakarta.
“ini sangat menjanjikan hasilnya, karena Domba Sakub ini memiliki bobot sampai 150 Kg dengan nilai jual sampai puluhan juta”
Prof. Aris Haryanto mengatakan, dengan adanya kontes ini akan mengangkat Domba Sakub yang semula merupakan domba lokal akan naik menjadi domba nasional karena ini sangat menarik.
Saat ini domba lokal sangat kurang karena kebanyakan adalah domba-domba dari impor.
Domba Sakub salah satu domba lokal yang pada Bulan Desember yang lalu melalui Menteri Pertanian Indonesia merupakan domba rumpun lokal yang sudah diakui oleh Pemerintah Indonesia.
Domba Sakub saat ini kualitasnya tidak kalah dengan domba-domba impor, tadi ada yang bobotnya mencapai 150 kg dan harganya sangat luar biasa.
Dengan sayembara wedus sakub ini akan mengangkat domba lokal yang setara dengan domba-domba impor, dan ini tampak peternak sangat antusias untuk mengikuti sayembara di sebelas kategori yaitu kategori Domba Lokal atau Sakub, Jantan bertanduk, Jantan tidak bertanduk, Bakalan Jantan Bertanduk, Bakalan Jantan tidak bertanduk, dan Bakalan betina (dara) sedangkan Kategori Eksotis, Domba Garut, Domba ekor gemuk, Domba Merino, Domba Wonosobo, Domba Dorper dan Domba Texel.
Sungguh luar biasa antusias peternak, 154 peserta bukan dari Kabupaten Brebes saja tapi banyak dari luar Kabupaten Brebes yang mengikuti sayembara ini, “ucapnya.
Saya berharap kedepannya diselenggarakan lebih semangat lagi dan pesertanya lebih meningkat lagi karena sudah terangkat ke tingkat nasional.
Tentunya ini akan mengangkat perekonomian peternak karena nilai jual yang tinggi baik harga daging maupun kambingnya.
Dan kami akan terus melakukan bimbingan baik teknis perkandangan maupun pakannya agar perekonomian peternak terus terangkat.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes drh. Ismu Subroto, M.Si mengapresiasi atas inisiatif peternak dari Desa Pandansari dan Desa Wanareja menggelar kontes domba sakub jilid 2 ini, alhamdulillah tadi ada pejantan yang juara di bawa ke Lembang Bandung untuk diambil strawnya.
Dari domba-domba sakub yang sebelumnya ikut kontes dan Juara pertama pada tahun sebelumnya, dan keluar dari kabupaten Brebes menjadi lebih besar lagi, kita harapkan tidak ada pengurasan bibit, dan akan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat khusunya peternak domba.
Peningkatannya sangat bagus sekali, tampak dari kontes sebelumnya sekarang perawatan domba mulai banyak peningkatan, bahkan domba muda yang usianya dibawah setahun sudah memiliki bobot 80 kilogram sampai 120 kilogram.
Kepala Desa Pandansari Irwan Susanto ST mengatakan, Event ini merupakan event tahunan yang secara langsung memberikan manfaat dan edukasi kepada peternak khususnya di Desa Pandansari.
Event ini melibatkan dari Dinas Peternakan Kabupaten Brebes dan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Tengah, sedangkan untuk dewan juri dari Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Fakultas Peternakan UGM dan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).
Selain mengikuti kontes peserta juga mendapatkan edukasi tentang beternak Domba diantaranya, mulai dari pemberian makan ternak, perawatan kesehatan ternak, tata kandang, pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk dan produksi sperma beku ternak.
Ia berharap event ini harus diselenggarakan setiap tahun di Desa Pandansari maupun di Desa Wanareja untuk bisa memicu peningkatan perekonomian khususnya bagi peternak domba, selain itu juga akan meningkatkan wisatawan datang ke Wisata Kaligua selain memiliki alam yang exotis juga ada wisata edukasi, “harapnya.





