Brebes, medianasional.id | Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Brebes (KPPKB) kembali menggelar rapat konsolidasi dalam rangka pemantapan persiapan Audiensi Jilid 2 ke DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Caffe Orange, Jumat (2/12/2025).
Rapat ini dihadiri pengurus KPPKB, tokoh masyarakat dari berbagai kecamatan, serta para koordinator wilayah yang selama ini aktif mendorong percepatan pemekaran Kabupaten Brebes.
Ketua Umum KPPKB, Imam Santoso, dalam sambutannya menegaskan bahwa perjuangan untuk mewujudkan pemekaran Kabupaten Brebes harus dilandasi oleh kekompakan dan persatuan.
“Saya harapkan keluarga besar Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Brebes tetap kompak, walau ada beberapa yang ingin memecah kekompakan kita,” tegasnya.
Sekretaris KPPKB, Agus Sutiono, SE., M.Si., menjelaskan bahwa audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah dan DPRD Provinsi Jawa Tengah dijadwalkan pada 15 Desember 2025.
“Kita matangkan persiapan untuk audiensi yang akan dilaksanakan pada 15 Desember mendatang, dengan persiapan 20 bus dan kurang lebih 1.000 orang yang akan mengawal audiensi ini,” ungkapnya.
Agus menegaskan bahwa mobilisasi massa ini merupakan bentuk keseriusan masyarakat Brebes selatan dalam memperjuangkan pemekaran.
Tokoh masyarakat Salem, Darno Susanto, mengingatkan bahwa perjalanan menuju pemekaran sudah berlangsung lama dan penuh tantangan.
“Perjalanan rencana pemekaran ini tidak mudah. Tahun 2015 setelah melalui tahapan sudah dinyatakan layak,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya dorongan resmi dari Pemerintah Kabupaten Brebes kepada Pemerintah Provinsi.
“Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Brebes harus segera mendorong Bupati Brebes. Komitkan MoU-nya dengan Gubernur Jawa Tengah. Kita hanya ingin Kabupaten Brebes mekar,” katanya.
Darno juga mengingatkan agar berbagai unsur organisasi tetap solid. “Dengan adanya unsur-unsur organ jangan sampai kita terpecahkan. Kita harus bersatu untuk mewujudkan Kabupaten Brebes.”
Rohmani, Koordinator Wilayah Paguyangan, menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan para relawan.
“Kami merasa sangat bangga kepada pejuang-pejuang yang telah memperjuangkan kelengkapan administrasi terkait pemekaran.”
Dadang, perwakilan Salem, menegaskan kesiapan warganya. “Salem siap untuk satu bus. Ayo semua bergerak dan bersatu.”
Yayan Eryanto, perwakilan Bantarkawung, memastikan persiapan terus dimaksimalkan. “Kita maksimalkan untuk persiapan tanggal 15 Desember mendatang”
Rapat konsolidasi ini menegaskan bahwa semangat masyarakat selatan Brebes untuk memperjuangkan pemekaran wilayah semakin menguat. Dengan persiapan matang menuju Audiensi Jilid 2, KPPKB berharap aspirasi pemekaran semakin mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.






