Proyek Galian Kabel Bawah Tanah di Bumiayu Dikeluhkan Warga, Lalu Lintas Tersendat dan Jalan Amblas

Brebes, Jawa Tengah475 Dilihat

Brebes, medianasional.id | Proyek pemasangan kabel bawah tanah di Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, menuai keluhan dari warga setempat. Tumpukan tanah bekas galian yang dibiarkan menumpuk di pinggir jalan menyebabkan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk di pagi hari.

Kondisi terparah terjadi di depan SMP Negeri 1 Bumiayu, yang merupakan titik padat kendaraan setiap pagi. Jalan tersebut merupakan jalur utama menuju RSUD Bumiayu, pasar, dan terminal, sehingga lalu lintas menjadi semrawut akibat penyempitan ruang gerak kendaraan oleh material proyek yang belum dirapikan.

“Setiap pagi jalan jadi padat. Banyak kendaraan saling menyalip karena ruang jalan menyempit. Apalagi di depan sekolah, itu rawan sekali,” ujar Imam Santoso, warga yang tinggal di sekitar lokasi, saat ditemui pada Rabu (14/5/2025).

Imam juga menyoroti aspek keselamatan proyek yang dinilai minim. Beberapa titik galian dibiarkan terbuka tanpa adanya rambu peringatan yang memadai, sehingga berisiko menimbulkan kecelakaan, terutama pada malam hari atau saat hujan.

Kondisi jalan yang amblas setelah adanya Penggalian kabel di jalan Ahmad Dahlan Bumiayu

Saat dimintai keterangan terkait proyek ini, para pekerja enggan memberikan penjelasan rinci. “Kabel bawah tanah, Mas. Kami hanya bagian gali dan pasang, pekerjaan dari atas,” ujar salah satu pekerja tanpa menyebutkan nama perusahaan atau pihak penyelenggara proyek.

Warga berharap pemerintah atau pihak terkait segera menata ulang area proyek, merapikan bekas galian, dan memasang rambu peringatan yang memadai. “Kalau tanahnya langsung dirapikan dan dikasih rambu, warga pasti tidak akan banyak mengeluh,” tambah Imam.

Selain itu, warga juga mengeluhkan kondisi badan jalan yang mulai mengalami kerusakan akibat pengurugan galian yang tidak sesuai. Banyak bagian jalan yang amblas, memunculkan kekhawatiran soal siapa yang akan bertanggung jawab atas kerusakan tersebut jika dibiarkan berlarut-larut.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses