Prof. Jhon Ruhulessin Sambut Baik Kunjungan Jusuf Kalla ke PMI Provinsi Maluku

Maluku3796 Dilihat

Maluku, medianasional.id – Ketua PMI Provinsi Maluku, Pdt. Prof. Dr. Johny Chr. Ruhulessin,M.Si., menyambut dengan penuh syukur dan terima kasih kunjungan Ketua Palang Merah Indonesia, Drs. H.M. Jusuf Kalla (JK) ke Markas PMI Provinsi Maluku, yang berlangsung di Karpan Ambon pada Senin (6/10/23).

” Saat kunjungan tersebut, Pak JK memberikan nasehat tentang membangun komitmen PMI sebagai salah satu organisasi kemanusiaan terbesar di dunia dan mengimplementasikan tujuh prinsip PMI dengan baik,” ujarnya.

Pdt. Jhon Ruhulessin juga menekankan pentingnya mengatasi masalah-masalah kemanusiaan sebagai fokus PMI. Dia menyoroti bagaimana PMI terus berupaya untuk mengembangkan komitmen terhadap para relawan, karena mereka adalah potensi sumber daya terbesar PMI.

Prof. Ruhulessin menjelaskan bahwa PMI di Maluku memiliki keterbatasan dalam hal fasilitas dan sumber daya, namun selalu mendapatkan dukungan dari PMI pusat dan pemerintah daerah, meskipun dalam kapasitas terbatas.

Ketua PMI Maluku juga memaparkan harapannya terkait dukungan dari pemerintah daerah. “Berdasarkan undang-undang PMI, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mendukung PMI. PMI telah hadir hampir di semua kabupaten dan kota di Maluku dan berharap, menjadi organisasi kemanusiaan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan darah yang menjadi hal sangat penting,” ungkapnya.

Prof. Ruhulessin berharap, agar PMI mendapatkan dukungan dari pemerintah untuk meningkatkan unit transfusi darah di berbagai daerah di Maluku.

” Melalui kunjungan Pak JK ke PMI Provinsi Maluku, kami berharap ada pendampingan yang memadai untuk mengatasi masalah yang ada di Maluku,” harapnya.

Dalam pertemuan yang sama, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Drs. H.M. Jusuf Kalla, menegaskan komitmennya untuk bekerja efektif dan berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat, sesuai dengan Undang-Undang Kepalangmerahan Nomor 1 Tahun 2018.

JK menekankan pentingnya pendekatan yang baik terhadap masyarakat dalam memberikan bantuan. Di Maluku, terdapat sekitar 30-40 kantong darah per hari, dan ia berharap untuk meningkatkan Unit Donor Darah (UDD) di Maluku guna memastikan pasokan darah yang lebih memadai.

” Yang penting adalah pendekatan yang baik kepada masyarakat untuk membantu. Kami berencana untuk berdiskusi dengan UDD pusat guna meningkatkan peralatan dan mengatasi kendala yang dihadapi di Maluku. Selain itu, kami juga berencana untuk mengadakan pertemuan dengan pelaku usaha yang telah mendukung PMI, dengan harapan mendapatkan bantuan yang dapat memperkuat upaya kemanusiaan di Maluku,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses