BANTUL, medianasional.id – Seorang pria berinisial C. Trisaksi Arso (61) ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di Jalan Brawijaya, Dusun Tegalrejo, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 12.45 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, korban ditemukan setelah warga merasa curiga lantaran mobil tersebut sudah terparkir cukup lama di lokasi.
Warga kemudian mengecek kondisi mobil dan mendapati korban berada di kursi pengemudi dalam kondisi tidak bergerak seperti sedang tertidur. Karena curiga, warga selanjutnya menghubungi pihak kepolisian.
“Setelah dicek, korban terlihat berada di kursi pengemudi seperti tertidur dan tidak bergerak. Karena curiga, warga kemudian menghubungi pihak kepolisian,” kata Rita.
Menurut keterangan warga, mobil tersebut diketahui telah terparkir sejak malam sebelumnya. Salah seorang saksi bahkan melihat mobil tersebut ketika pulang dari salat Subuh di Masjid Al Mubarok yang berada tidak jauh dari lokasi.
Mobil itu juga masih terlihat berada di tempat yang sama ketika warga pulang dari salat Zuhur. Warga kemudian berinisiatif melakukan pengecekan.
Petugas piket fungsi Polsek Kasihan bersama Tim Identifikasi Polres Bantul dan tenaga medis Puskesmas Kasihan 1 kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Saat diperiksa, kondisi tubuh korban sudah kaku. Berdasarkan pemeriksaan awal Tim Identifikasi Polres Bantul bersama dokter Puskesmas Kasihan 1, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 12 jam. Meski demikian, pada pemeriksaan awal belum ditemukan lebam mayat.
“Pada pemeriksaan juga ditemukan sedikit bekas muntahan di bagian lengan dan dada korban. Dari hasil pemeriksaan awal, korban dimungkinkan mengalami serangan jantung,” ungkap Rita.
Dari identitas yang diperoleh, korban merupakan warga Jaka Mulya, Bekasi Selatan, dan diketahui berprofesi sebagai wiraswasta.
Karena saat ditemukan belum ada pihak keluarga yang dapat dihubungi, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi memastikan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya, penanganan jenazah dilakukan di RS Bhayangkara Polda DIY sembari menunggu pihak keluarga korban.(red/wid).






