
Kajen, redaksimedinas.com – Plt Gubernur Jawa Tengah Drs. H.Heru Sudjatmoko,M.Si.,Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah yang di wakili Sudirman, Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, Dandim Pekalongan, OPD terkait dan para tamu undangan. Hadiri acara Musrenbangwil Se – Eks Karesidenan Pekalongan di Pendopo Kantor Bupati Pekalongan Kamis, 15/3/2018.
Musrenbang adalah tempat kita belanja masalah yang dihadapi masyarakat dan menjadi tanggung jawab pemerintah. Dari ketajaman melihat masalah dan mengindentifikasi masalah tersebut pemerintah dapat merumuskan solusi untuk menyelesaikan masalah khususnya yang menyentuh bagian besar dari masyarakat.

Kemiskinan merupakan masalah yg pasti dihadapi oleh pemerintah dari berbagai tingkatan. Plt gub meminta para bupati walikota untuk memberdayakan kelembagaan dan keorganisasian masyarakat dari tingkat bawah seperti pengurus RT. Mereka bisa menjadi tangan-tangan panjang pemerintah yg efektif dalam mengidentifikasi kemiskinan yg ada di daerah masing-masing. Sehingga penanganan kemiskinan dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Plt Gubernur Drs.H.Heru Sudjatmoko, M.Si juga mengajak untuk bergotong royong tidak hanya dalam penanganan kemiskinan tapi juga gotong royong secara masif dengan cara menggunakan produk-produk dalam negeri maupun produk-produk yang dibuat oleh para pengrajin lokal dalam hal ini pengrajin lokal disekitar Pekalongan.

Wakil ketua DPRD Jawa Tengah Sukirman meminta kemiskinan menjadi perhatian serius. Alokasi anggaran yang diperuntukan untuk kemiskinan harus digunakan sebaik mungkin, penuh tanggung jawab dan tepat sasaran. Data kemiskinan harus lebih akurat sehingga dirinya meminta untuk membudayakan gerakan tengok kanan kiri tetangga kita untuk mengetahui mana saja warga yang masih perlu bantuan, “Tandasnya (50N /B3).






