TULUNGAGUNG, Medianasional.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., mencanangkan Sensus Ekonomi (SE) Tahun 2026 di Pringgitan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (12/6/2026).
Pencanangan tersebut menjadi langkah awal pendataan menyeluruh terhadap seluruh aktivitas ekonomi di Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan diawali dengan penandatanganan komitmen bersama dukungan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tulungagung Dyah Sari Prihantari, Plt Bupati Ahmad Baharudin, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Penandatanganan itu menjadi simbol sinergi lintas sektor dalam menyukseskan pelaksanaan sensus.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum penting untuk menyediakan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan terpercaya.
Menurutnya, data hasil sensus akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah lima tahun ke depan.
“Data memiliki peran strategis dalam menggambarkan kondisi masyarakat, perkembangan aktivitas usaha, serta potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Tulungagung. Tanpa data yang valid, kebijakan yang disusun berisiko tidak tepat sasaran,” ujar Ahmad Baharudin.
Ia juga mengajak seluruh camat dan kepala desa untuk aktif membantu sosialisasi kepada masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan tidak ragu memberikan data yang benar kepada petugas sensus. Selain itu, pemerintah memastikan kerahasiaan data responden terjamin sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Statistik.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Tulungagung Dyah Sari Prihantari menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 akan mendata seluruh pelaku usaha, baik yang menetap maupun tidak menetap, yang tersebar pada 17 lapangan usaha. Tahapan pelaksanaan diawali dengan pemutakhiran wilayah kerja statistik dan dilanjutkan pendataan lapangan sepanjang tahun 2026.
“Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan dirilis secara bertahap mulai akhir tahun 2026 dan diharapkan menjadi rujukan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah,” kata Dyah.
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung, kepala perangkat daerah, mitra statistik, pelaku usaha, serta tamu undangan lainnya.






