
Purwokerto, Medianasional.id — Tak terasa senja mulai meredupkan cahayanya, menandakan hajatan akbar yang menampilkan para penyair muda dengan semangat tinggi segera dimulai. Malam tadarus puisi dalam rangka perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) yang diselenggarakan oleh Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto, Sabtu (25/07/2020)
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya berpartisipasi membuat ucapan selamat dalam bentuk pamphlet ataupun penulisan artikel, perayaan HPI kali ini menggunakan tag line Malam Tadarus Puisi dengan tema “Hari ini ada Puisi”. Dengan berbagai macam pertunjukan yakni : Tribute to Sapardi Djoko Damono, Hadrahisasi puisi, Pembacaan puisi, Musikalisasi puisi, Monolog, Maca Geguritan, Deklamasi, Teatrikal puisi.
Ketua panitia Ahmad Triwahyudi mengatakan perayaan Hari Puisi Indonesia adalah sebuah apresiasi terhadap semangat para pemuda yang meluapkan keresahannya melalui karya tulis puisi yang kemudian bisa menjadi energi positif untuk kaum muda seperti Chairil Anwar.
Acara tadarus puisi tersebut dibuka oleh pengasuh Pesantren Mahasiswa An Najah DR. KH. Mohammad Roqib, M.Ag. diawali dengan pembacaan puisi oleh beliau yang berjudul “Alam dihatiku”, dan “aku dihidupku”.
“Selamat berpuisi, mendengar, membaca dan menghayati acara ini. Semoga kita semua bisa tergugah hatinya melalui kata-kata yang penuh makna dalam bentuk puisi” pesannya.
Acara tadarus puisi yang diselenggarakan khusus internal pesantren dan dapat diikuti oleh umum melalui live streaming yang disediakan oleh panitia akhirnya berjalan dengan meriah dan penuh kesyahduan.
M. Latif Hamdalah, salah satu santri yang ikut tampil dalam acara tersebut menyampaikan bahwa tema hari ini ada puisi adalah ringkasan dari sebuah kata dimana kemarin akan jadi hari ini, hari ini juga bagian dari kemarin.
“Kata melalui tulisan tidak akan pernah mati dan seterusnya akan tetap ada dihari ini, kemarin atau lusa,” katanya.
120 santri yang ikut menyaksikan secara langsung pun dapat menikmatinya dengan khidmat dan rasa bangga karena dapat tetap bisa melaksanakan kegiatan ditengah pandemi serta berbagi pertunjukan untuk umum melalui daring.
Penulis : Hendri Kurniawan
Editor : Putri





