Percobaan Bunuh Diri di Kamar Kost Gegerkan Warga Bago Tulungagung

Tulungagung759 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id – Warga Kelurahan Bago, Kecamatan / Kabupaten Tulungagung pada Kamis (16/05) sekitar pukul 03.30 Wib, digegerkan dengan adanya seorang perempuan yang diduga melakukan percobaan bunuh diri di salah satu tempat kost di wilayah setempat.

Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, korban diketahui berinisial ODP (21) perempuan, asal Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

“Benar, petugas Polsek Tulungagung Kota pada dini hari tadi sekitar pukul 03.30 WIB menerima laporan warga terkait adanya kejadian percobaan bunuh diri seorang perempuan asal Jawa Tengah,” terang Mujiatno, Kamis (16/05/2024).

Dikatakannya, setelah menerima laporan warga, petugas Polsek Tulungagung Kota bersama INAFIS Polres Tulungagung mendatangi TKP guna melakukan penyelidikan dan memintai keterangan saksi – saksi.

Dijelaskannya, bahwa berdasarkan keterangan para saksi, sebelumnya korban terlibat cekcok dengan pacarnya dan kemudian korban melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menyayat pergelangan tangan kiri menggunakan pecahan piring hingga pergelangan tangan kiri korban mengeluarkan darah.

“Mengetahui hal itu, pacar korban dengan dibantu warga sekitar yang saat itu berada di parkiran tempat kos bersama dengan penghuni kamar kost yang lain mendobrak pintu kamar kos karena pintu dalam keadaan terkunci dan kuncinya di buang oleh korban, setelah itu korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung,” jelasnya.

“Akibat percobaan bunuh diri tersebut, pergelangan tangan kiri korban mengalami luka robek sekitar 4 x 2 x 3 cm dengan ke dalaman ± 1 cm, dan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit,” pungkasnya.

Sementara itu salah seorang warga sekitar tempat kost yang berinisial S mengaku bahwa dirinya bersama warga lainnya pada dini hari tadi juga mendengar adanya suara ribut dan jeritan dari tempat kost tersebut yang kemudian warga bersama ketua RT mendatanginya.

“Saat di lokasi kejadian, kami melihat seorang perempuan yang katanya warga asal Jawa Tengah sudah berada di teras kamar kos dengan kondisi lengan kirinya bersimbah darah, bahkan di dalam kamarnya pun juga banyak darah yang berceceran dan setelah itu warga melaporkannya ke pihak Polres Tulungagung”, ujarnya.

Menurutnya, warga sekitar tempat kost tersebut juga tidak pernah tahu identitas para penghuninya, karena para penghuni dan si pemilik tempat kost juga tidak pernah berinteraksi dengan warga sekitar.

“Selama kurang-lebih 1 – 2 tahun tempat kost yang terdapat 30-an kamar itu berdiri kami tidak pernah diajak bicara dengan si pemilik tempat kost, jadi kami juga tidak tahu siapa saja yang menghuni di tempat kost tersebut. Warga sekitar sini pun juga bertanya – tanya apakah tempat kost tersebut sudah mempunyai izin atau belum,” ungkapnya.

“Dengan kejadian ini, saya selaku warga sekitar sangat menyayangkan dan merasa resah serta terganggu sekali adanya penghuni kost yang tinggal bersama lawan jenis bukan pasutri, apalagi sampai ada permasalahan seperti ini di tengah malam menjelang pagi”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses