Pencegahan Stunting, Puskesmas Tulungagung Memberikan Makanan Tambahan Pada Ibu Hamil dan Balita

Tulungagung452 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id – Program percepatan penurunan stunting pada anak adalah program prioritas pemerintah sebagaimana termaktub dalam RPJMN 2020-2024. Target nasional pada tahun 2024 ini prevalensi stunting turun hingga 14 persen.

Maka untuk menindak lanjuti program prioritas pemerintah Dinas Kesehatan kabupaten Tulungagung melalui UPT Puskesmas Tulungagung terus melakukan kegiatan pemberian gizi pada balita dan ibu hamil di tempat kantor kelurahan wilayah kerja Puskesmas Tulungagung.

Kepala UPT Puskesmas Tulungagung drg.Indro Eko Cahyono, M.Kes., saat dikonfirmasi menyampaikan untuk pencegahan stunting di wilayah kerjanya, khususnya ibu hamil dan balita, Puskesmas Tulungagung akan memberikan makanan tambahan berbahan pangan lokal bagi ibu hamil dan balita.

“Untuk penyedia makanan tambahan yang berbasis pangan lokal bagi ibu hamil dan balita bermasalah gizi, dalam pelaksanaannya Puskesmas Tulungagung bekerja sama dengan penyedia makanan tambahan”, katanya, Kamis (29/8/2024).

drg.Indro juga menyampaikan adapun output dari kegiatan ini adalah menekan jumlah balita stunting dari mulai ibu hamil dan balita dengan pemberian makanan berbasis pangan lokal.

“Dalam pemberian makanan tambahan berupa makanan siap santap dan dalam bentuk makanan lengkap atau makanan selingan/kudapan”, ujarnya.

“Untuk jangka lama waktu pemberian makanan tambahan sesuai dengan masalah gizi balita.Seperti balita gizi kurang di berikan makanan tambahan selama 4-8 minggu, sedangkan untuk balita berat badan kurang di berikan makanan tambahan selama 28 hari dan untuk ibu hamil di berikan makanan tambahan selama minimal 120 hari”, jelasnya.

“Selanjutnya dengan harapan adanya kegiatan ini bisa membantu masyarakat dan pemerintah untuk pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Tulungagung khusunya di wilayah kerja Puskesmas Tulungagung”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses