Pemkab Tulungagung Meraih Penghargaan Nasional Katagori Realisasi PAD Tertinggi Kabupaten Tahun 2021

Tulungagung481 Dilihat

 

Tulungagung, Medianasional.id – Pemerintah Kabupaten Tulungagung mendapat penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dalam kategori realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi ke empat di Indonesia tahun anggaran 2021. Pemberian penghargaan ini dilaksanakan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (2/6/22) kemarin.

Bupati Tulungagung,Drs.Maryoto Birowo,MM usai menerima penghargaan Kemendagri mengaku sangat bersyukur dan bangga. Pasalnya, meski dalam kondisi pandemi covid-19, Kabupaten Tulungagung tetap berusaha maksimal dalam mengelola APBD dan memperoleh pendapatan tinggi sehingga berhasil melebihi target pendapatan yang ditentukan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, terutama dinas terkait yang sudah bekerja keras untuk menggali pendapatan daerah,” kata Bupati Maryoto.

Untuk itu, dirinya berharap agar bisa mempertahankan prestasinya yang sudah diraih dan ke untuk depan supaya bisa lebih ditingkatkan dan dimaksimalkan lagi.

Sementara itu,Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulungagung, Endah Inawati,SE.MM mengatakan, penghargaan yang diterima ini merupakan penghargaan yang bergengsi. Pasalnya, penghargaan yang bergengsi ini sebagai bentuk apresiasi dari Kemendagri.

“Penghargaan ini sangat bergengsi. Karena Kabupaten Tulungagung berhasil menunjukkan kerja kerasnya dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tulungagung, salah satunya bidang PBB-P2,” ucap Kaban Bapenda, Endah Inawati, Jumat (3/6/2022).

Endah Inawati menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan langsung dalam acara penganugerahan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah Tahun 2022, Kamis (2/6/2022) kemarin.

“Penghargaan bergengsi ini merupakan bentuk apresiasi Kemendagri atas kerja keras daerah yang berhasil menunjukkan kinerja dan pengelolaan PAD yang baik,” terangnya.

Lebih lanjut Endah Inawati menyampaikan, adapun PAD itu terdiri dari Pajak dan Retribusi. Yang capaiannya mencapai 164 persen.

“Capaian 164 persen itu diperoleh dari dua sektor (Pajak dan Retribusi) yang disetor dari dinas-dinas penghasil yang dihimpun oleh Bapenda Kabupaten Tulungagung,” terangnya.

Adapun pajak-pajak daerah yang dikelola oleh Bapenda Kabupaten Tulungagung meliputi, Pajak Bumi Bangunan, Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) pajak Restoran, pajak BPHTB, pajak Parkir, pajak Air dan Logam, pajak Hiburan dan lain-lain.

Oleh karena itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulungagung sendiri menunjukkan progress yang signifikan, dengan berhasil melampaui target pendapatan yang ditetapkan sebanyak Rp 578 milyar, dengan realisasi 164 persen atau sebesar Rp 953 milyar yang bersumber dari sektor pajak penerimaan yang sah.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Pasalnya, meski dalam kondisi pandemi Covid-19, Bapenda Tulungagung tetap berusaha maksimal dalam mengelola PAD dan memperoleh pendapatan tinggi. Sehingga berhasil melebihi target pendapatan yang ditentukan,”pungkasnya.(Arsoni)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses