Pemkab Brebes Segera Relokasi Jalan Poros Krajan–Cilibur yang Putus Akibat Longsor

Brebes, Jawa Tengah1153 Dilihat

Brebes, medianasional.id – Tinjauan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes dalam rapat yang digelar di Aula Kantor Desa Cilibur, Senin (9/3/2026), menghasilkan instruksi langsung dari Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma untuk segera melakukan relokasi jalan poros Dukuh Krajan–Cilibur yang terputus akibat longsor.

Longsor yang memutus akses jalan utama tersebut terjadi karena erosi tebing sungai yang diperparah oleh tingginya debit air selama musim hujan pada periode Januari hingga Maret 2026. Kondisi tersebut membuat sebagian badan jalan amblas sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Kepala Desa Cilibur, Nurohman, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Bupati Brebes atas perhatian yang diberikan terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya. Ia berharap penanganan tidak hanya sebatas relokasi jalan, tetapi juga dilakukan pengerukan sungai serta pembangunan talud sementara guna mencegah longsor susulan.

“Terima kasih kepada Ibu Bupati Brebes atas perhatian dan langkah cepatnya. Kami berharap selain relokasi jalan, juga dilakukan pengerukan sungai serta pembangunan talud sementara dengan dukungan alat berat seperti ekskavator dan wheel loader agar tidak terjadi longsor kembali,” ujar Nurohman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, menyampaikan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan lapangan sekaligus menentukan titik relokasi jalan yang baru.

Menurutnya, titik relokasi telah ditetapkan dan didukung dengan peta serta denah lokasi yang jelas. Adapun panjang jalan yang direncanakan untuk direlokasi diperkirakan mencapai sekitar 200 meter.

“Untuk anggaran relokasi sementara masih menunggu hasil kajian mendalam dari tim DPU sebelum diputuskan sumber dan besarannya,” jelas Dani.

Ia menambahkan, proses penanganan akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, pihaknya akan berkoordinasi dengan **PSDA** untuk pembangunan talud sementara di tebing sungai guna menahan potensi longsor lanjutan.

“Relokasi jalan akan dilaksanakan setelah kajian teknis selesai dan persetujuan anggaran sudah diterima,” pungkasnya.

Masyarakat Desa Cilibur berharap penanganan dapat segera direalisasikan, mengingat jalan tersebut merupakan jalur utama yang menunjang aktivitas ekonomi serta mobilitas warga di wilayah tersebut dan sekitarnya. (Andi)

Posting Terkait

ADVERTISEMENT
Konten berikut adalah iklan platform MGID, medianasional.id tidak terkait dengan isi konten.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses