Pemkab Brebes Perluas Program Bibit Durian Musang King dan Alfukat di Paguyangan Tahun 2026

Brebes, Jawa Tengah992 Dilihat

Brebes – medianasional.id | Mengikuti keberhasilan program penyebaran bibit durian Musang King di Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan pada tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan akan memperluas program serupa pada tahun anggaran 2026. Program ini sejalan dengan fokus pembangunan daerah yang mengedepankan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dan perkebunan bernilai ekonomi tinggi. Selasa, (10/02/2026)

Pada tahap awal, sebanyak 1.324 pohon bibit durian Musang King telah disalurkan ke Desa Taraban untuk ditanam di pekarangan rumah warga serta lahan gambut yang dimanfaatkan secara produktif. Program ini tidak hanya mendorong peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap upaya konservasi lingkungan melalui peningkatan tutupan lahan.

Kepala DLH Kabupaten Brebes, M. Shodiq, S.STP., M.Si, mengatakan bahwa durian Musang King memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan daerah.

“Selain nilai jualnya yang tinggi, penanaman durian Musang King juga mendukung pemeliharaan ekosistem lokal. Tahun ini kami berencana memperluas bantuan ke beberapa desa lain di Kecamatan Paguyangan, seperti Desa Cilibur,” ujarnya.

Sejalan dengan pengembangan komoditas pertanian lokal dan pemberdayaan ekonomi desa, Forum Komunikasi Pimpinan Camat (FORKOMPINCA) Kecamatan Paguyangan juga menyerahkan bantuan 2.324 pohon bibit alpukat kepada Pemerintah Desa Cilibur. Penyerahan dilakukan di Balai Desa Cilibur dan diwakili oleh FORKOMPINCA Kecamatan Paguyangan, Koko Kusnanto, A.Kp., S.Hut.,  serta diterima langsung oleh Kepala Desa Cilibur, Nurrohman, S.H.

Koko menjelaskan bahwa bantuan bibit alpukat tersebut merupakan bagian dari program kerja FORKOMPINCA tahun 2026 yang difokuskan pada pengembangan potensi sumber daya alam lokal.

“Alpukat memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan dan cocok dengan kondisi lahan di Paguyangan. Kami berharap bantuan ini menjadi modal awal bagi masyarakat Desa Cilibur untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cilibur, Nurrohman, S.H, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa bibit alpukat akan didistribusikan kepada kelompok tani dan warga yang memiliki lahan produktif, dengan pendampingan teknis bersama Dinas Pertanian Kabupaten Brebes.

“Kami akan memastikan setiap bibit ditanam dan dirawat dengan baik agar memberikan hasil maksimal bagi masyarakat,” katanya.

Selain penyerahan bibit, Pemerintah Desa Cilibur juga berencana membentuk tim khusus untuk memantau perkembangan penanaman serta menjalin koordinasi lintas sektor guna mempersiapkan pemasaran hasil panen di masa mendatang.

Rencana perluasan program ini mendapat dukungan dari rancangan APBD Kabupaten Brebes Tahun 2026 yang telah disampaikan kepada DPRD pada September 2025. Anggaran dialokasikan untuk penyediaan bibit tambahan, pendampingan teknis oleh penyuluh pertanian, serta pembinaan kelompok tani agar program berjalan berkelanjutan.

Ke depan, DLH Brebes juga akan bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes dalam melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Langkah ini diambil untuk memastikan pertumbuhan bibit berjalan optimal dan memberikan manfaat ekonomi serta lingkungan bagi masyarakat. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses