Ambon, medianasional.id – Penjabat Sekda Maluku Ir. Sadali, IE, M.Si secara resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah Penyusunan Peta Peluang Investasi Proyek Prioritas Strategi yang siap ditawarkan pada sektor sumber daya alam (Perikanan) tahun anggaran 2022 yang dilaksanakan pada hari Rabu (10/08/2022) di lantai 2 Swiss-belhotel Ambon.
Rapat koordinasi daerah Penyusunan Peta Peluang Investasi Proyek Prioritas Strategi diPimpin oleh Kepala DPM-PTSP Provinsi Maluku DR. Ir. Suryadi Sabirin,M.Si yang menjelaskan bahwa di tahun 2022 ini, Kementrian Investasi BKPM mengalokasikan ke Penyusunan Peta Peluang Investasi di sektor Perikanan, Sabirin mengharapkan mudah-mudahan di tahun ini dapat ditawarkan ke investor baik investor asing maupun dalam negeri, dimana sudah ada 2 proyek yg sudah selesai dan siap untuk ditawarkan kepada Investor baik itu dalam negeri maupun luar negeri untuk berinvestasi ke Maluku baik di sektor pariwisata maupun di sektor perikanan di Ambon maupun di Maluku tengah.
Dalam Sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Penjabat Sekda Maluku Ir. Sadali, IE, M.Si, mengatakan Hadirnya Investor akan mampu mengatasi ketimpangan wilayah melalui keterlibatan proses realisasi proyek priotas stategi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat di Maluku seperti Proyek strategis nasional New port ambon, Lumbung ikan nasional, dan Pengembangan kawasan industri di sektor perikanan sehingga dengan adanya koordinasi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Pusat mampu mendorong investasi di Maluku melalui Penyusunan Peta Peluang Investasi Proyek Prioritas Strategi yang siap ditawarkan pada sektor sumber daya alam khususnya klaster perikanan di Provinsi Maluku.
Pj Sekda menyampaikan Gubernur Maluku mengucapkan terimakasih dan Apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini kementrian investasi/BKPM, Kementrian Kelautan Perikanan yang telah membantu dalam menyusun Peta Peluang Investasi pada Proyek Strategis nasional Maluku.
Dalam kesempatan tersebut Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementrian Investasi BKPM RI yang di wakili oleh Aries Indanarto selaku Staf Ahli Bidang Pengembangan Sektor Investasi Prioritas mengatakan tindak lanjut dari Rakornas tentang Peta Peluang Investasi yang diadakan di Jakarta tanggal 04 Agustus 2022 yang lalu, langkah tercepat kita mengadakan diambon dalam rangka percepatan untuk merealisasikan segera buku profil peta potensi harus segera ada.
“Kita menurunkan langsung dari tim Sucofindo sebagai pihak ke-3 kami dan tim dari perencanan yaitu bagaimana nanti menyusun tentang peta potensi investasi di Maluku ini yang terkait dengan SDA, Perikanan, yang sangat melimpah,” terangnya.
Lanjut kata Aries, tujuan dari kegiatan ini diharapkan Koordinasi antar Instansi di daerah mengenai arah pengembangan sektor perikanan di Maluku.
Konfirmasi sektor perikananan tangkap vs perikananan budaya dari perspektif daerah, identifikasi terkait aspek teknis, legal dan pasar yang menjadi dasar dari profil ini yang bisa diterbitkan dan terindentifikasinya isu-isu terkait rencana pengembangan sektor perikanan di Maluku dan masukan dari stackholders terkait solusi maupun kendala dalam mempercepat perkembangan sektor perikanan di Maluku.
“Kemudian rencana kedepan menjadi prioritas dan pengembangan pembangunan new port, lumbung ikan nasional, disitu terintegrasi hulu dan hilir yang bahan baku ikannya dari maluku kemudian sudah ada industrinya, pabriknya, pengolahannya, sehingga bila disalurkan keluar Maluku, baik itu di dalam negeri maupun luar negeri, dan sudah berbentuk olahan ikan sehingga memberikan nilai tambah bagi pemerintah Provinsi Maluku”, tandasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementrian Investasi BKPM RI yang di wakili oleh Staf Ahli Bidang Pengembangan Sektor Investasi Prioritas Drs. Aries Indanarto, Penjabat Sekda Maluku Ir. Sadali, IE, M.Si, Kepala DPM-PTSP Provinsi Maluku DR. Ir. Suryadi Sabirin,M.Si, (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Dr. Ir. Erawan Asikin, M.Si, Pimpinan Opd Provinsi Maluku, Pimpinan Opd Provinsi Kabupaten Maluku Tengah, Pimpinan Opd Provinsi Kota Ambon, Direktur utama PT Sucofindo (Persero) dan Undangan lainnya.






