Pelantikan Dewan Kesenian Kecamatan se-Kabupaten Brebes, Tonggak Baru Kebangkitan Seni dan Budaya Lokal

Brebes, Jawa Tengah447 Dilihat

Brebes, medianasional.id | Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Brebes menggelar Pelantikan Dewan Kesenian Kecamatan (DKK) masa bhakti 2025–2030 pada Rabu (29/10) di Padepokan Kalisoga, Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes.

Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pengurus DKD Brebes, para ketua DKK dari 17 kecamatan, tokoh seni dan budaya, pegiat seni, serta perwakilan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Brebes, Kuntoro Tayubi, menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi langkah penting dalam menghidupkan kembali semangat berkesenian di seluruh wilayah Brebes.

“Acara ini menjadi awal langkah bersama untuk menumbuhkan kembali semangat berkesenian dan menghidupkan denyut kebudayaan, khususnya di Kabupaten Brebes,” ujar Kuntoro.

Ia menambahkan, keberadaan dewan kesenian di tingkat kecamatan akan memperkuat koordinasi dan memperluas jangkauan kegiatan seni di masyarakat. Menurutnya, hal ini diharapkan dapat menggairahkan kembali aktivitas kesenian tradisional maupun modern yang ada di daerah.

“Semoga momentum ini menjadi langkah nyata dalam memajukan kesenian di Kabupaten Brebes,” imbuhnya.

Sementara itu, Ki Tarto Widi Warsito, selaku Dewan Penasehat DKD Kabupaten Brebes, menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur kesenian agar memiliki visi dan misi yang sejalan.

“Kita harus satu frekuensi untuk memajukan kesenian di Kabupaten Brebes,” ujarnya.

Dewan Kesenian Kecamatan memiliki peran penting dalam memajukan, memelihara, dan melestarikan seni serta budaya di wilayahnya. Selain itu, DKK juga diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pelaku seni di tingkat kecamatan dengan pengurus DKD Kabupaten.

Dari jajaran pengurus yang dilantik, Abu Bakar Sidik, Ketua Dewan Kesenian Kecamatan Paguyangan, menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan seni dan budaya di wilayahnya.

“Pengembangan seni dan budaya menjadi langkah penting untuk meningkatkan kreativitas di Paguyangan. Saat ini banyak ragam seni dan budaya yang belum tersentuh. Para pelaku seni membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah agar kesenian bisa terus lestari,” ungkapnya.

Abu menambahkan, pihaknya akan melakukan pendataan terhadap pelaku seni, sanggar, paguyuban, dan komunitas seni yang ada di Paguyangan. Pendataan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam memetakan potensi dan menciptakan ruang ekspresi yang lebih luas bagi para seniman.

Salah satu pegiat seni asal Kecamatan Tonjong, Jimmy , menyambut baik pelantikan DKK ini. Menurutnya, kehadiran pengurus baru di tingkat kecamatan menjadi angin segar bagi para seniman yang selama ini berjuang secara mandiri.

“Kami para pelaku seni daerah merasa lebih diperhatikan dengan adanya struktur kesenian sampai ke tingkat kecamatan. Harapannya, kegiatan seni tidak hanya digelar saat perayaan tertentu, tetapi bisa menjadi agenda rutin yang melibatkan masyarakat luas,” tuturnya.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi para pegiat seni di Kabupaten Brebes untuk bersinergi, memperkuat ekosistem seni budaya, serta menjaga kearifan lokal dalam semangat gotong royong masyarakat Brebes.

Dari tanah Brebes, cahaya seni dan budaya kembali menyala, menjadi tanda bahwa semangat berkesenian tak pernah padam.

Posting Terkait

ADVERTISEMENT
Konten berikut adalah iklan platform MGID, medianasional.id tidak terkait dengan isi konten.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses