Paul Finsen Mayor: Pengumuman Seleksi CPNS 2018 Versi Pansel Daerah Diduga Memenuhi Unsur Pidana

1454 views

Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III Domberai, Paul FincenĀ  saat bertemu wartawan di rumah dinas Wakil Bupati Raja Ampat (Plt Bupati) Manuel Piter Urbinas, di perumahan 10 (sepuluh), di Waisai, Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (18/11/2020) malam. Foto: Zainal La Adala.

Raja Ampat, medianasional.id-Pengumuman seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2018 di kabupaten Raja Ampat versi Panitia seleksi (Pansel) daerah seharusnya mengikuti atau merujuk pada hasil pengumuman Pansel pusat (nasional).

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III (tiga) Domberai, Paul Fincen Mayor kepada wartawan, saat bertemu dirumah dinas Wakil Bupati Raja Ampat (Plt Bupati) Manuel Piter Urbinas, di perumahan 10 (sepuluh),Waisai, Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (18/11/2020) malam.

“Masyarakat adat Papua di wilayah tiga domberai,Papua Barat menilai pengumuman seleksi CPNS 2018 di Raja Ampat versi Pansel daerah diduga memenuhi unsur pidana. Sseharusnya penegak hukum,Kepolisian,Kejaksaan masuk melakukan,penyelidikan dan penyidikan,” kata Paul sapaan singkat Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III Domberai.

“Semalam Ombudsman telepon saya untuk membicarakan mengenai persoalan pengumuman seleksi CPNS 2018 di Raja Ampat. Kami kerjasama dengan Ombudsman untuk mengawal kasus ini,dan kasus ini harus diproses lebih lanjut. Karena sudah ada pengaduan dari masyarakat. Maka kasus ini akan dikawal sampai tuntas,”tambahnya.

Menurut Paul, seharusnya Polres Raja Ampat harus masuk melaksanakan tugasnya, melakukan fungsi penyelidikan dan penyidikan. “Jika Polres Raja Ampat tak segera melakukan tugas pokok dan fungsinya.maka saya akan laporkan persoalan ini kepada Kapolda Papua Barat,”tegasnya.

Paul mengaku, dirinya telah melakukan komunikasi dengan Kapolda dan juga membahas kasus pengumuman seleksi CPNS 2018 yang diumumkan Pansel daerah.”Pansel pusat (nasional) sudah mengumumkan hasilnya. Jadi Pansel daerah tak bisa mengubah hasil pengumuman Pansel Nasional,itu pemalsuan karena itu dokumen negara yang dirubah. Jadi jelas itu masuk pada dugaan unsur pidana,”ungkapnya.

“Seharuanya yang berani mengubah hasil dari Pansel Nasional dipanggil untuk diperiksa penegak hukum. Kasus ini pasti saya laporkan kepada Kapolda Papua Barat, saya ke-Raja Ampat mau bertemu dengan Plt Bupati dan Kapolres Raja Ampat untuk membahas mengenai pengumuman seleksi CPNS formasi 2018 di Raja Ampat,”pungkas Paul mengakhiri wawancara.

Editor: Zainal La Adala.

DomaiNesia

Paul Finsen Mayor: Pengumuman Seleksi CPNS 2018 Versi Pansel Daerah Diduga Memenuhi Unsur Pidana

Penulis: 
author

Posting Terkait

banner 468x60)

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.