Parah ! Kondisi Jalan Lintas Penghubung Antar Desa Becek dan Berlumpur

Kapuas871 Dilihat

Kapuas, medianasional.id – Sangat miris kondisi jalan lintas penghubung antar desa saat ini, yang menghubungkan tiga desa yaitu, Desa Rawa Subur, Desa Bina Karya, dan Desa Palangkau Lama, sedangkan ketiga desa tersebut masuk wilayah Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Saat di konfirmasi awak medianasional.id kepada salah satu warga Desa Bina Karya, Kasran melalui Telepon, Minggu (12/1/2025) sore. Awak media menanyakan terkait jalan lintas tersebut milik desa atau milik Dinas, dan ia memaparkan terkait jalan lintas penghubung antar desa itu bukan kewenangan desa melainkan itu tanggung jawab dinas PUPRPKP Kabupaten Kapuas,” ucapnya kepada media ini.

“Dan di ditambahkannya lagi kondisi jalan lintas tersebut kalau musim hujan sangat susah dilalui bukan saja warga yang harus bulak balik karena ada kebutuhan yang mau tidak mau harus melewati jalan lintas tersebut meskipun dalam keadaan jalan yang berlumpur, disisi lain anak sekolah juga harus melewati jalan lintas tersebut,” bebernya.

“Tidak hanya disitu awak media ini pun juga konfirmasi kepada salah satu warga Desa Palangkau Lama yang namanya tidak mau disebutkan melalui Telepon, ketika ditanya awak media ini ada berapa panjang jalan lintas dari Desa Palangkau Lama, Desa Bina Karya, dan Desa Rawa Subur, dan di jawab ada 15 Km. Karena jarak satu (1) UPT itu lima (5) km. Dan selama ini jalan lintas tersebut belum pernah tersentuh pemerintah daerah setelah foto jalan lintas tersebut beredar baru ada pihak dinas PUPRPKP Kabupaten Kapuas datang melihat kondisi jalan lintas tersebut,” pungkasnya.

“Harapan yang disampaikan baik dari warga Desa Palangkau Lama, Desa Bina Karya, dan Desa Rawa Subur semoga dengan di eksposnya berita ini pemerintah daerah Kabupaten Kapuas melalui dinas PUPRPKP bisa menganggarkan untuk jalan lintas kami di tahun 2025 ini,” tutupnya. (Mirhan)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses