Kuala Kapuas, medianasional.id – Organisasi Masyarakat (Ormas) Dewan Perwakilan Daerah Lembaga Swadaya Rakyat Laskar Pembela Masyarakat Tertindas ( DPD LSR LPMT) Kabupaten Kapuas, terus beraktifitas memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah haul Guru Sekumpul yang melintas di Jalan Meranti, Kelurahan Selat Barat, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang mana kegiatan ini digelar pada Rabu, tanggal 24 Desember 2025 hingga hari ini, Sabtu ( 27/12/2025). kegiatan tersebut tetap berjalan tertib, aman, lancar dan kondusif.
Adapun tujuan dari pembuatan posko rest area yaitu, untuk membantu memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah haul Guru Sekumpul untuk beristirahat sejenak setelah melakukan perjalanan yang sangat jauh, serta bisa menikmati minuman kopi, teh hangat, air prof dan makanan roti, mei gelas yang telah disediakan.

Selain itu, para rombongan jemaah haul Guru Sekumpul juga bisa melaksanakan sholat di tempat yang sudah disiapkan sebelum para jemaah melanjutkan perjalanan menuju Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dimana tempat puncak haul Guru Sekumpul diperingati pada tanggal 28 Desember 2025 bertepatan Bulan Rajab 1447 hijrah.
Para jemaah haul Guru Sekumpul yang mampir di posko rest area LSR LPMT Kapuas tidak hanya dari wilayah Kalteng saja bahkan ada yang dari Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dan para jemaah terlayani dengan baik.
Sekretaris Ormas DPD LSR LPMT Kapuas, Resky A. Rahman mewakili Ketua mengatakan sangat bangga dengan kegiatan ini, karena telah bisa membantu kelancaran para jemaah haul Guru Sekumpul.
“Saya selaku Sekretaris Ormas DPD LSR LPMT Kabupaten Kapuas, mengucapkan terima kasih banyak kepada para anggota LSR yang telah ikut berpartisipasi dan berperan aktif membantu sehingga kegiatan ini bisa terlaksana sesuai dengan yang kita harapkan,” ucap Resky.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah ikut andil menyumbangkan air minum prof, snek, roti dan lain-lain. Semoga bantuan para donatur menjadi amal jariyah,” Pungkasnya. (Mirhan)






