
Lampung Barat, medianasional.id — Jalan utama penghubung Pekon Bedudu dengan pekon Sukarami, seperti tidak pernah ada lirikan dan “bisikan” pembangunan dari pemerintah daerah Lampung Barat.
Hal ini dirasakan oleh para pengguna jalan sekitar, mereka merasakan belum sepenuhnya menikmati hebatnya pembangunan yang merata di bumi Beguai Jejama ini, fakta dan nyatanya jalan utama penghubung dari Pekon Bedudu ke Pekon Sukarami dan sebaliknya rusak parah.
Peratin Pekon Bedudu Alex Metias berharap Pemerintah Daerah dan Dinas terkait agar meninjau langsung kelapangan melihat kondisi jalan tersebut.
“Kami berharap kepada Pemerintah Daerah Lampung Barat atau Dinas terkait dapat turun langsung kelapangan untuk meninjau jalan tersebut,” kata peratin Sukarami saat ditemui awak media.
Begitu juga Peratin Pekon Sukarami Selamat Riadi, menyampaikan harapannya kepada dinas terkait seperti halnya yang disampaikan peratin Bedudu, jalan kabupaten tersebut dengan ukuran Panjang ± 600 meter dan Lebar ± 4 meter ia berharap mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah Lampung Barat atau Dinas terkait untuk turun langsung ke lapangan meninjau jalan lintas tersebut.
Jalan yang menghubungkan antara dua Pekon tersebut merupakan salah satu jalan lintas yang seringkali dilewati oleh para Pelajar maupun warga Pekon sekitar saat melakukan aktivitas sehari-hari, yang saat hujan turun nyaris tidak bisa dilewati karena jalan tersebut dipenuhi genangan air.
Salah satu warga pengguna jalan yang enggan disebutkan namanya mengeluhkan jalan penghubung tersebut sering tergenang air saat hujan lebat yang merugikan pengguna jalan sekitar sehingga menghambat warga sekitar dalam melakukan aktivitas, dan juga merugikan kebun kopi warga yang berada di pinggir jalan tersebut.
“Saat hujan lebat hampir semua jalan penghubung ini tergenang air yang cukup dalam sehingga kami sering kali terhambat saat melakukan aktivitas kami karena jalan bebatuan dan becek yang tergenang oleh air cukup licin yang sering kali mengakibatkan kecelakaan ringan,” katanya.
Ia juga menambahkan, “jalan lintas tersebut sudah lama tidak tersentuh oleh pemerintah Daerah Lampung Barat, kami berharap kepada Pemerintah Daerah atau Dinas terkait dapat meninjau kondisi jalan ini,” pungkasnya. (Ariph/agus)






