Brebes, medianasional.id – Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Paguyangan menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) untuk menetapkan kepengurusan masa bakti 2026–2029. Kegiatan yang mengusung tema “Teteg, Tanggon, Tutug” tersebut berlangsung di Pendopo Kebon Lumpang, Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Sabtu (27/6/2026).
Musyawarah dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), perwakilan Kapolsek Paguyangan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, sekitar 30 peserta dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), termasuk unsur Srikandi, serta jajaran pengurus KNPI.
Kegiatan dibuka secara simbolis dengan penabuhan kentongan sebagai tanda dimulainya sidang musyawarah yang dipimpin Ketua DPK KNPI Kecamatan Paguyangan, Akmari, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Akmari mengajak seluruh peserta meneladani semangat perjuangan para pendiri bangsa sebagaimana pesan Bung Karno dan Bung Tomo. Menurutnya, perjalanan kepengurusan sebelumnya penuh tantangan, terutama saat menghadapi pandemi COVID-19 yang membatasi berbagai aktivitas organisasi.
“Periode lalu tidak mudah, kami diuji masa pandemi dan pembatasan kegiatan. Meski sarana dan dana terbatas, pemuda Paguyangan tetap bergerak dan tidak mengeluh,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama masa kepemimpinannya KNPI berhasil melaksanakan sejumlah program, di antaranya pelantikan kepengurusan dan penyelenggaraan vaksinasi mandiri sebagai bukti nyata bahwa KNPI hadir untuk mengabdi kepada masyarakat, bukan sekadar menjalankan kegiatan seremonial.
Meski demikian, Akmari mengakui masih terdapat program yang belum terealisasi, seperti penyediaan sekretariat bersama bagi organisasi kepemudaan. Menurutnya, hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi kepengurusan berikutnya sebagai bagian dari estafet perjuangan organisasi.
“Musyawarah ini bukan sekadar memilih pemimpin, melainkan menyusun gerakan baru yang lebih kreatif dan bermanfaat nyata,” tegasnya.
Ia juga memaparkan sejumlah agenda strategis yang akan menjadi fokus KNPI ke depan, meliputi pelestarian lingkungan dan kawasan hutan lindung, peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, pembinaan remaja berpotensi, pencegahan balapan liar, tawuran, serta berbagai bentuk penyimpangan perilaku remaja, hingga upaya mengurangi angka pengangguran di kalangan pemuda.
“KNPI adalah rumah besar pemuda. Jangan biarkan perbedaan memisahkan kita. Laksanakan amanah dengan sungguh-sungguh,” pesannya.
Dalam sidang pleno, peserta musyawarah secara terbuka dan mufakat menetapkan Faturahman, S.H., M.H. sebagai Ketua DPK KNPI Kecamatan Paguyangan periode 2026–2029 melalui mekanisme aklamasi. Penetapan tersebut didasarkan pada rekomendasi seluruh organisasi kepemudaan yang tergabung dalam forum.
Prosesi serah terima kepemimpinan berlangsung khidmat dengan penyerahan Bendera Pataka KNPI oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten Brebes, Anisul Fahmi, M.Hum., kepada ketua terpilih sebagai simbol estafet kepemimpinan organisasi.
Dalam arahannya, Anisul Fahmi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Kecamatan yang berjalan tertib dan demokratis. Ia menegaskan KNPI merupakan wadah pemersatu seluruh elemen pemuda yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Menurutnya, persoalan pengangguran, pelestarian lingkungan, penguatan ekonomi pemuda, serta peningkatan kepedulian sosial harus menjadi perhatian utama organisasi kepemudaan.
“Jangan hanya tampil seremonial, jadilah pemuda yang bergerak dan memberi dampak nyata. Jika pemuda bergerak, masyarakat akan percaya dan mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Melalui kepengurusan baru, KNPI Kecamatan Paguyangan diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarorganisasi kepemudaan, melahirkan program-program yang inovatif, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan dan pemberdayaan generasi muda di Kecamatan Paguyangan. (Andi)






