LPK Jayanegara Ambon Tetap Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi dengan Fokus pada UMKM

Ambon, Maluku1614 Dilihat

Ambon, medianasional.id – Robertho Wakanno, S.Pi, yang menjabat di bagian Kependidikan dan Litbang Lembaga Pelatihan Khusus (LPK) Jayanegara, memberikan keterangan terkait perkembangan lembaga pelatihan tersebut saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa, 10 Desember 2024. Ia menyebutkan bahwa, meskipun ada tantangan, animo masyarakat terhadap pelatihan di Jayanegara tetap tinggi.

“Kami di LPK Jayanegara melihat kegiatan kursus berjalan lancar dengan sekitar 600 peserta setiap tahunnya,” ujar Robertho, mengungkapkan optimisme terhadap respon masyarakat.

Di LPK ini, terdapat tiga pengajar tetap dan tiga pengajar freelance yang mendukung berbagai program pelatihan yang ditawarkan. Salah satu yang paling diminati adalah pelatihan aplikasi perkantoran, seperti Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Selain itu, mereka juga menawarkan program pelatihan satu tahun yang sebelumnya berfokus pada web programming.

Namun, karena terbatasnya peluang industri terkait di Ambon, peserta kini lebih diarahkan untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Robertho menambahkan bahwa, meskipun program magang sebelumnya terkadang tidak sesuai dengan bidang pelatihan yang diikuti peserta, mereka kini lebih memilih mengarahkan siswa pada proyek-proyek yang relevan dan sesuai dengan keterampilan yang mereka pelajari.

Sejak didirikan pada tahun 2005, LPK Jayanegara telah berpindah beberapa kali lokasi, sebelum akhirnya menetap di gedung yang saat ini menjadi markas mereka, yang merupakan milik yayasan. Lembaga ini juga menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan besar, termasuk Suzuki dan The Natsepa Hotel, yang telah merekrut lulusan mereka.

Untuk pelatihan komputer, program reguler berjalan selama dua bulan dengan jadwal yang fleksibel, sehingga siswa dapat mengikuti kursus baru setelah periode sebelumnya selesai.

Robertho juga menuturkan bahwa meskipun tantangan seperti pandemi dan bencana alam sempat mempengaruhi jumlah siswa, namun jumlah peserta pelatihan tetap stabil dari tahun ke tahun.

Lebih lanjut, Robertho berharap, agar pemerintah dapat memberikan dukungan lebih untuk lembaga pelatihan vokasi seperti LPK Jayanegara.

“Kami berharap ada kebijakan yang lebih mendukung sektor vokasi, agar lembaga pelatihan seperti kami bisa mendapatkan bantuan yang lebih stabil, seperti lembaga pendidikan formal pada umumnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses