Libatkan Kampus Pulihkan Flores, LLDIKTI dan Kemdiktisaintek Sumbang Rp 1 Miliar Lebih untuk Korban Gempa

Kupang , Medianasional.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggandeng perguruan tinggi untuk mempercepat pemulihan pascagempa M 7,7 yang mengguncang Flores. Sinergi dunia kampus dinilai menjadi kekuatan nyata dalam pemulihan, tidak hanya di ruang kelas. Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan pada Selasa (16/09/2026) di Kupang.

Rapat koordinasi pemulihan Flores bersama perguruan tinggi digelar dengan agenda utama pelibatan kampus dalam penanganan dampak bencana. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa peran kampus akan meliputi pendataan kerusakan, pendampingan masyarakat, layanan trauma healing, hingga pemulihan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan ekonomi warga terdampak. Pemerintah menegaskan seluruh langkah pemulihan harus berbasis data agar tepat sasaran.

“Bencana boleh mengguncang Flores. Tapi pendidikan dan masa depan anak-anak kita tidak boleh ikut runtuh. Kampus tidak boleh hanya hadir di ruang kelas. Ilmu, tenaga ahli, teknologi, dan jaringan harus turun menjadi kekuatan nyata,” ujar Gubernur NTT dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan melibatkan Gubernur NTT bersama LLDIKTI Wilayah III, LLDIKTI Wilayah XV, Universitas Nusa Cendana (Undana), serta sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya.

Turut hadir Sekda NTT Fransiskus Sales Sodo, Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, Kepala LLDIKTI Wilayah III Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, Kepala LLDIKTI Wilayah XV Prof. Dr. Adrianus Amheka beserta jajaran, para Staf Ahli, Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, dan perwakilan perguruan tinggi.

Pelibatan kampus dilakukan untuk memastikan pemulihan Flores berjalan komprehensif dan berkelanjutan. Selain pengerahan tenaga ahli, solidaritas juga diwujudkan dalam bentuk bantuan nyata.

Dalam kesempatan itu, LLDIKTI Wilayah III menyerahkan bantuan senilai Rp 427.241.128 dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebesar Rp 609.766.977, dengan total bantuan mencapai Rp 1.037.008.105 untuk korban gempa Flores.

Gubernur NTT juga mengapresiasi langkah cepat Undana yang telah membentuk Satgas dan Posko Penanganan Bencana Gempa Flores, termasuk kebijakan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama satu semester bagi mahasiswa asal Flores yang terdampak langsung.

“Terima kasih. Karena pesan terbesarnya jelas: Flores tidak berjalan sendirian. Pemulihan ini bukan pekerjaan satu lembaga. Ini pekerjaan kita bersama. Baku bantu, baku jaga, bersama kita pulihkan Flores,” pungkasnya.

Posting Terkait

ADVERTISEMENT
Konten berikut adalah iklan platform MGID, medianasional.id tidak terkait dengan isi konten.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses