Pekalongan – medianasional.id
Pemerintah Desa (Pemdes) Dororejo Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan menggelar bhakti sosial berupa santunan kepada anak Yatim Piatuh. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat desa Dororejo dalam membantu sesama khususnya anak yatim piatuh, sehingga dapat meringankan kebutuhan mereka. Jum’at 20/08/21.
Kepala Desa Dororejo Alimin Slamet menuturkan, “bahwa ia menyambut sangat baik kegiatan ini, dan berharap agar kegiatan positif ini dapat berjalan terus menerus, serta tentunya dapat dijadikan edukasi bagi generasi sekarang dan kedepan, agar lebih terbangun kepedulian antar sesama, sebagai bentuk akhlaqul karimah,”ucapnya.
“Saat ini alhamdulillah dana terkumpul dari para donatur peduli dari masyarakat desa Dororejo sebanyak Rp.18.240.000, dan telah disalurkan oleh pihak Lazis NU Ranting Dororejo, dan diserahkan langsung kepada 37 anak yatim piatuh, per anak mendapatkan bantuan sebesar Rp. 450.000, semoga bantuan yang diberikan di masa pandemi Covid -19 ini dapat meringankan beban warga,”ujarnya.
Alimin Slamet menambahkan “kami mengucapkan terimakasih kepada Lazis NU Ranting Dororejo atas program yang dilaksanakan untuk kali ini semua anak yatim piatu yang ada di seluruh pedukuhan Dororejo dijadikan satu di serentakan di Balidesa Dororejo, sedangkan sebelumnya dilakukan di masing – masing pedukuhan dan RT, namun kali ini di laksanakan di Balai Desa Dororejo,”tuturnya.
Kegiatan ini diselenggarakan Lazis NU Ranting Dororejo dan di dukung semua lapisan masyarakat, dan Pemerintah Desa Dororejo, sehingga kami dari Pemerintah Desa dapat membantu dana walaupun sedikit semoga dapat bermanfaat bagi anak yatim piatuh,”ucapnya
“Menyisihkan sebagian rejeki kita merupakan kewajiban, karena sejatinya sebagian dari rejeki kita ada hak mereka, seperti kaum fakir miskin, yatim piatu dan janda lansia, khusus untuk saat ini utamanya anak yatim piatuh,”terangnya.
Saya mengajak dan mengimbau kepada masyarakat walaupun dalam kondisi pandemi covid -19, dan PPKM namun kita harus beramal, walaupun sedikit insya allah akan mendapat ganjaran sampai akhir kubur dan sampai anak cucu kita,”ucapnya.
Semoga amal sodakoh ini, bertepatan HUT RI Ke – 76, Negara kita bisa terbebas dari Covid -19 terutama PPKM, sehingga aktifitas perekonomian dapat stabil kembali, karena Saya selain kepala Desa juga selaku pengusaha merasakan sekali imbas yang tadinya ibarat penghasilan Rp. 100.000 saat ini adanya PPKM menjadi Rp. 50.000,”tuturnya.
Dewan Penasehat Lazis NU Ranting Dororejo Widodo mengatakan sebenarnya kami di setiap masing – masing pedukuhan sudah melakukan santunan bantuan untuk anak yatim piatu, tetapi kami mencoba setingkat Ranting Dororejo, agar ada persatuan, sehingga kita satukan dalam satu wadah melalui Balai Desa Dororejo,”jelasnya.
“Kedepannya bisa lanjut, dan mudah – mudahan makin meningkat, dan Alhamdullilah berkat para donatur masyarakat Dororejo terkumpul Rp.18.240.000, dan yang kita serahkan peramplop per anak sebesar Rp. 450.000, dengan jumlah penerima sebanyak 37 anak yatim piatuh semua dari desa Dororejo.
Tetapi Kami menyiapkan 40 amplop untuk membantu anak yatim piatuh, dengan maksud manakalah ada yang kelewat bisa tercover, mudah – mudahan tidak ada yang kelewat,”harapnya.
“Kami setiap bulan telah melaksanakan santunan kepada anak yatim, piatuh dan yatim piatuh, karena program kami adalah setiap bulan melaksanakan santunan kepada anak yatim piatuh, bulan Pertama Dukuh Doromantek, Dorogunung, bulan Kedua Doro Wetan, Doro Gulu, Doro Kulon, bulan Ketiga Wringin, Dekisan, Perumnas, Dayur, kami berputar terus menerus, ini yang ke 4 kalinya di tahun ini,”tegasnya.
Satu bulan selesai, dan lanjut bulan berikutnya, kami keliling ke masing masing pedukuhan, sehingga satu anak yatim piatuh dapat menerima 3 kali santunan pertahun.
“Walaupun kondisi bangsa Indonesia di masa sekarang dalam kondisi yang masih sulit dengan adanya covid-19 seperti saat ini, kondisi perekonomian masih belum stabil, sehingga adanya santunan ini dapat membantu meringankan beban warga, dan insya allah akan lebih bermanfaat,”bebernya.
Walaupun kondisi negara masih sulit namun hanya 3 hari telah terkum bantuan sodakoh dari para donatur desa Dororejo dapat terkumpul sebesar Rp. 18.240.000, hal ini membuktikan bahwa kepedulian masyarakat masih meningkat.
“Kami sangat berharap kepada masyarakat Dororejo untuk saling menjaga kebersamaan, saling menjaga kepedulian terhadap sesama, saling menjaga silaturahim, alagi saat ini bulan Syuro kita diwajibkan bersilaturahim.
Kita semua bisa memberikan motivasi kepada warga yang lain, yang hari ini belum dapat beramal sodakoh, mudah 2an kedepannya bisa membantu anak yatim piatuh, dan kami sangat berterimakasih kepada warga yang sudah bersodakoh, semoga menjadi amal sholeh,”tutupnya.
(Sof. Ari Tim)









