Kolaborasi Masyarakat Desa Kretek Tebar 3.600 Benih Ikan untuk Lestarikan Sungai dan Cegah Kecanduan Gawai

Brebes, Jawa Tengah1589 Dilihat

Brebes, medianasional.id | Pemerintah Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, bersama Karang Taruna, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta Paguyuban WiFi Desa Kretek, menggelar kegiatan penaburan benih ikan di aliran sekunder Kali Susukan pada Minggu (7/12/2025). Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan ekosistem sungai, tetapi juga untuk memberikan alternatif hiburan yang sehat bagi anak-anak, dengan mengurangi ketergantungan mereka terhadap gawai atau handphone.

Sekretaris Desa Kretek, Edi Setia Budi, SH., MH., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah positif untuk menghidupkan kembali kebiasaan yang bermanfaat, seperti memancing, yang diharapkan dapat mengurangi waktu anak-anak yang biasanya dihabiskan dengan perangkat elektronik. “Dengan melibatkan anak-anak dalam kegiatan yang lebih sehat, seperti memancing, kami berharap mereka bisa menikmati keindahan alam Desa Kretek sambil menjaga ekosistem sungai,” ujarnya.

Sebanyak 3.600 benih ikan dari berbagai jenis ditebar di Kali Susukan dalam kegiatan ini, dengan rincian:

  • 300 ekor ikan lele dari Pemerintah Desa Kretek
  • 3.000 ekor ikan melem dari Paguyuban WiFi Desa Kretek
  • 300 ekor ikan mujaer hasil kolaborasi dengan Karang Taruna dan penggiat lingkungan desa

Pemerintah Desa Kretek juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian habitat sungai dengan menggunakan ikan lokal, yang diharapkan dapat menjaga keseimbangan ekosistem. “Penaburan benih ikan atau restocking ini bertujuan untuk memulihkan ekosistem sungai, tetapi kami pastikan hanya menggunakan ikan lokal agar tidak merusak keseimbangan alam,” tambah Edi.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang edukasi lingkungan, tetapi juga menjadi upaya untuk memberikan ruang bagi anak-anak untuk berinteraksi dengan alam dan sesama. Dengan memancing, diharapkan mereka dapat belajar tentang pentingnya menjaga alam dan menjauh dari kecanduan gawai.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Kretek berharap keberadaan ikan di sungai bisa semakin terjaga, sekaligus menjadi alternatif hiburan yang positif bagi generasi muda. Edi Setia Budi menegaskan bahwa ini juga dapat memperkuat interaksi sosial antarwarga, mempererat hubungan antar generasi, dan membantu menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan sehat.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa melestarikan alam dan memberikan hiburan sehat bagi anak-anak bukanlah hal yang mustahil, dan bisa dilakukan dengan gotong royong bersama masyarakat,” tutup Edi. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses