BATANG, medianasional.Id.
Seorang pemuda asal Bogor, Jawa Barat, bernama Novrizal Eka Fadillah, tengah melakoni aksi heroik bertajuk Long March Merah Putih Mandiri 2026. Menempuh rute super jauh dari Jakarta menuju Bali dengan berjalan kaki, Novrizal kini telah tiba di Kabupaten Batang dan sempat singgah di Kantor Pemkab Batang untuk beristirahat sekaligus berbagi cerita.
Aksi jalan kaki lintas provinsi ini ia dedikasikan untuk menghormati perjuangan para pahlawan terdahulu, sekaligus menyebarkan kobaran semangat patriotisme menjelang Hari Sumpah Pemuda. Perjalanan panjang ini resmi dimulai dari depan Istana Negara, Jakarta, tepat pada Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2026 lalu.
“Saya berangkat dari Istana Negara pada 17 Agustus, dan targetnya akan finish di Bali. Total jarak yang akan ditempuh diperkirakan menembus lebih dari 1.600 kilometer. Ini menjadi rekor long march paling jauh yang pernah saya jalani,” ungkap Novrizal saat diwawancarai.
Bagi Novrizal, aksi jalan kaki sebetulnya bukan hal baru karena ia sudah enam kali melakukan kegiatan serupa. Hanya saja, aksi-aksi sebelumnya selalu berputar di sekitar wilayah tempat tinggalnya di Cileungsi. Tahun ini menjadi momen perdananya menantang diri menempuh jarak ribuan kilometer demi membawa misi kebangsaan yang lebih luas.
Menariknya, Novrizal mengaku sama sekali tidak memburu waktu atau kecepatan. Baginya, setiap jengkal aspal yang ia injak adalah ruang belajar untuk berinteraksi dengan warga lokal. Di sepanjang jalan, ia aktif merangkul para pemuda yang ditemuinya demi menanamkan kembali makna esensial dari Sumpah Pemuda.
Melalui langkah kakinya, ia ingin menyuarakan pesan kepada generasi muda agar tidak sekadar merayakan kemerdekaan lewat seremonial belaka, melainkan dengan aksi nyata yang berdampak.
Selama mengarungi jalur pantura, Novrizal merasa bersyukur karena terus mendapat suntikan semangat, perlindungan, dan keramahan dari jajaran pemerintah daerah, ormas, hingga komunitas lokal. Dukungan moril itulah yang menjadi bahan bakar utamanya untuk tetap melangkah menuju Pulau Dewata.
“Semoga target jarak ini bisa terpenuhi sampai ke Bali. Namun, andai pun nanti ada kendala di tengah jalan, setidaknya saya puas karena sudah mengerahkan seluruh kemampuan terbaik saya,” pungkasnya optimis.
Usai melepas lelah di Kabupaten Batang, pengembaraan Novrizal kini berlanjut menuju arah Kendal untuk menuntaskan sisa rute panjangnya hingga ke titik akhir di Bali.






