Ambon, medianasional.id – Kepala Biro Ekonomi Setda Maluku, Onisimus Soumeru, S.Sos., S.Pd., M.Si, mengungkapkan pentingnya pengendalian inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru 2024.
Dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Maluku yang digelar di Hotel Natsepa Ambon pada Jumat (6/12/24), Onisimus menekankan, perlunya pembahasan terkait ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, dan kelancaran distribusi barang di 11 kabupaten/kota di Maluku.
Menurutnya, fokus utama dari rapat koordinasi tersebut adalah, memastikan ketersediaan bahan pokok di daerah-daerah agar tidak terjadi lonjakan harga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Setiap kabupaten/kota diminta untuk mempresentasikan sejauh mana persiapan mereka dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama yang berkaitan dengan stabilitas harga.
Onisimus menjelaskan bahwa, evaluasi pasokan bahan pokok sudah dilakukan di beberapa wilayah, termasuk Kota Tual dan Maluku Tenggara. Hasilnya, stok bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, gula, dan bawang merah dipastikan masih mencukupi untuk ketahanan pangan selama dua bulan ke depan, yakni hingga Januari dan Februari 2024.
“Kita berharap, dengan langkah-langkah ini, pasokan dan harga tetap stabil, sehingga masyarakat tidak terdampak inflasi yang signifikan,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Maluku, melalui TPID, juga terus melakukan pengawasan untuk memastikan bahwa, distribusi barang berjalan lancar, khususnya dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan dan Tahun Baru (HBKM) yang seringkali mempengaruhi harga barang.
” Dengan langkah koordinasi yang baik antar kabupaten/kota, diharapkan stabilitas ekonomi Maluku tetap terjaga, ” tutupnya.






