Tangerang, Medianasional.id | Sarana prasarana olahraga adalah sumber daya pendukung yang terdiri dari segala macam bentuk dan jenis peralatan serta perlengkapan yang digunakan dalam kegiatan olahraga.
Keberadaan sarana olahraga dalam masyarakat dapat memberikan sebuah makna terhadap kehidupan manusia serta dapat dijadikan media pendidikan atau kegiatan positif yang lainnya.
Sebuah kegiatan itu sendiri tidak lepas dari adanya organisasi gerak yang dilakukan agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan selaras dan mencapai tujuan yang diinginkan.
Dan tidak berhenti sampai disitu. Sebuah perkumpulan dari kegiatan-kegiatan yang sama akan menghasilkan sebuah organisasi yang dapat mengatur, menyelenggarakan, atau mengembangkan sebuah kegiatan agar lebih dapat berguna bagi kehidupan masyarakat.
Seperti halnya hamparan lahan seluas kurang lebih 5000 m² yang berlokasi di Kampung Tegal Kalibaru RT. 04/04 Kelurahan Balaraja selalu dijadikan titik kegiatan baik itu dari Yayasan, Lembaga dan bahkan warga Balarajapun selalu menggunakan lahan tersebut di saat melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu.
Salah satu contoh, Lahan tersebut dipergunakan pada saat peringatan (HAORNAS) Hari Olahraga Nasional ke-41 pada September 2024 lalu, yang dihadiri langsung oleh Ketua PGRI Kecamatan Balaraja, karena para dewan Guru kebingungan mencari titik lokasi ketika peserta didik akan melaksanakan kegiatan PHBN maka dipilihlah lahan tersebut untuk dipergunakan dengan alasan akses yang mudah dijangkau.
Ade Mahdiar selaku Ketua RT setempat memberi tanggapan bahwasanya sah-sah saja terkait lahan kosong yang kerap kali dipergunakan untuk setiap kegiatan tersebut. Hanya sangat disayangkan, bahwa lokasi tersebut sampai hari ini masih dalam cengkraman KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang) yang sebelumnya lahan tersebut adalah milik sebuah Perusahaan yang pada Tahun 2000 mengalami pailit.
“Saya selaku Ketua RT bersama warga masyarakat berjibaku berpikir mencari solusi agar lahan yang tidak produktif menjadi lahan yang bisa dimanfaatkan oleh warga, setidaknya untuk kegiatan olah raga para pemuda Tegal kalibaru dan alhamdulilah bahkan dari pihak lembaga pendidikan yang berada di wilayahpun bisa memanfaatkannya,” ujarnya. Senin (14/10/2024).
Maka dari itu lanjut Ade Mahdiar, “Kami selaku warga masyarakat Balaraja meminta kepada Pemerintah agar bisa memperhatikan untuk memberikan fasilitas lapangan sarana Olahraga yang layak untuk dipergunakan. Terlebih lagi saya masih mengingat kutipan sambutan pimpinan Kecamatan Balaraja Willy Patria pada acara sambutan lepas sambut PLT Kelurahan Balaraja, Kita selaku Orang Tua harus mampu mengarahkan anak – anak Kita di Era Globalisasi ini untuk bisa bersaing dalam bentuk apa pun, terlebih di bidang Olahraga. Akan tetapi yang menjadi pertanyaan, mampukah warga Balaraja masuk kompetisi minimal setingkat kecamatan sementara lapangan untuk Olah raga tidak kita miliki,” ungkap Ade Mahdiar.






