Inflasi di Jawa Tengah Alami Kenaikan, Pemerintah Kendal Ambil Langkah Antisipatif

Jawa Tengah, Kendal118 Dilihat

KENDAL – medianasional.id- Menurut data statistik, inflasi di Jawa Tengah pada bulan Juni 2025 mengalami kenaikan sebesar 2,20%, atau naik 0,54% dibandingkan dengan bulan Mei yang sebesar 1,66%. Meskipun angka inflasi untuk bulan Juli 2025 belum diketahui, Pemerintah Kabupaten Kendal telah mengambil langkah antisipatif untuk mengendalikan harga.

Antisipasi tersebut yakni dengan melakukan operasi pangan murah. “Langkah ini diambil untuk menstabilkan harga bahan pangan dan mengurangi dampak inflasi terhadap masyarakat,” kata Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari di Gerakan Pangan Murah di Desa Ngareanak, Singorojo, Jumat(18/07/2025).

Bupati Kendal mengungkapkan bahwa penyumbang inflasi terbesar adalah bahan pangan seperti beras, telur, cabe merah, dan bawang merah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kendal memprioritaskan pengendalian harga bahan pangan tersebut.

Dikatakan bupati, Kecamatan Singorojo merupakan daerah yang mengalami kenaikan harga yang paling tinggi dibandingkan dengan daerah lain di Kabupaten Kendal.

“Gerakan ini diharapkan, dapat membantu menstabilkan harga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mbak Tika akrab dipanggil.

Gerakan Pangan Murah Disambut Baik Warga Ngareanak

Kepala Desa Ngareanak, Agung Wijoyo, menyatakan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di balai desa telah disosialisasikan kepada warga setempat tiga hari sebelumnya melalui RT setempat. Ini dilakukan agar masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk membeli paket sembako dengan harga terjangkau.

Agung menjelaskan bahwa pola pembelian paket sembako di Gerakan Pangan Murah ini berdasarkan bukti KTP dan dalam satu KK hanya dapat membeli dua paket.

“Supaya paket sembako dapat dinikmati oleh sebanyak mungkin warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Agung juga menyambut baik pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini karena dapat membantu meringankan beban warga di saat harga kebutuhan pokok melambung tinggi. Ia berharap pemerintah dapat terus turun tangan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih mudah.

“Sehingga warga kami dapat merasakan manfaat langsung dari upaya pemerintah menstabilkan harga kebutuhan pokok yang terjangkau,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses