Ambon, medianasional.id – Seorang pekerja bangunan bernama Hasan (27) terjatuh dari atap gedung lantai 2 (dua) Kantor Dinas Kesehatan Kota Ambon di Jl. Imam Bonjol, Kel Ahusen, Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Rabu sore (31/08/2022).
Menurut saksi mata, Riki Louhenapessy (50) yang merupakan sopir Kadis Kesehatan Kota Ambon, kejadian terjadi pada pukul 17.00 WIT.
“Korban terjatuh dengan posisi kepala lebih dulu ke tanah, sehingga mengakibatkan korban luka-luka antara lain pada mulut, gigi patah juga cedera pada tangan,” ujarnya.
Dikatakannya, “Ada dua orang pekerja di sana, yang satu bernama Okto Surlia (37) masih berada di atap gedung lantai dua, sedangkan korban bernama Hasan (27) jatuh dari atap lantai dua dengan memegang peralatan kerjanya, mereka sedang memperbaiki kebocoran pada atap gedung,” ucapnya saat ditemui wartawan medianasional.id.
Setelah mengetahui korban terjatuh, Riki langsung memegang kepalanya untuk melakukan penyelamatan pertama.
“Suara jatuhnya seperti ada pohon yang tumbang, setelah itu saya membawa korban dengan menggunakan ambulance ke Rumah Sakit Tingkat II Prof. dr. J. A. Latumeten (RST),” ungkap Louhenapessy.
Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran datang dengan sigap dan secepatnya melakukan evakuasi pada pekerja (Okto) yang masih ada di atap gedung lantai dua Dinas Kesehatan Kota Ambon.
Selanjutnya evakuasi berhasil dilakukan dan pekerja tersebut (Okto) yang mengalami luka lecet ditangan langsung ditangani oleh Tim Medis dari Dinas Kesehatan Kota Ambon.
Okto menjelaskan, “Kejadian ini berawal saat kami sedang memperbaiki kebocoran atap, karena tadi sempat turun hujan, sehingga atap licin, saya pun hampir terjatuh dan Hasan ada di belakang saya, karena saya memegang kabel WiFi maka saya bisa menyelamatkan diri dengan bergelantungan di kabel WiFi sedangkan Hasan yang berusaha untuk menyelamatkan saya akhirnya terpeleset dan jatuh dari atap gedung kantor”, terangnya.
Saat ditemui di lokasi kejadian, Kasubag Perencanaan, Yappi Lewir mengatakan bahwa ini pekerjaan dari kontraktor dan sudah selesai namun masih ada yang bocor sehingga pihak kontraktor menugaskan dua pekerja (Hasan dan Okto) untuk memperbaiki atap gedung yang bocor dan pekerjaan ini sudah berlangsung selama dua hari.
“Kami dari Dinas Kesehatan Kota Ambon sudah melakukan penanganan medis terhadap kedua pekerja tersebut dan kami akan menindaklanjuti kejadian ini dengan pihak kontraktor,” tuturnya.
Sampai saat ini Pihak kontraktor belum bisa dikonfirmasi wartawan. Diduga adanya kelalaian dalam keselamatan kerja karena tidak memberikan alat “safety” atau tidak menggunakan APD saat melakukan pekerjaan.






