Hehanussa Kembali Menyambangi Lokasi Bencana di Dusun Waiselang dan Kelapa Dua Kecamatan Kairatu

Ambon685 Dilihat

Ambon, Medianasional.id – Beberapa hari terakhir, sebagian besar wilayah Provinsi Maluku, termasuk Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dilanda cuaca buruk dengan Hujan intensitas sedang hingga deras disertai angin kencang kerap terjadi hingga menyebabkan bencana Longsor yang menimbulkan kerusakan terhadap sejumlah fasilitas umum maupun rumah-rumah warga di kabupaten tersebut dan banyak yang sudah mendapat perhatian pemerintah, namun ada juga yang belum mendapat perhatian Pemerintah maupun tidak sama sekali.

Dari informasi yang diterima dari Warga atas apa yang menimpah pemukiman mereka dan belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah, Politisi Partai Gerindra M.Hatta Hehanussa menyambangi ke lokasi bencana longsor di dusun Waiselang, dan Kelapa Dua, Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Senin (8/8/2022).

Menurut Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku yang merupakan Politisi Partai Gerindra mengungkapkan di Dusun Kelapa Dua, ada dua buah rumah warga mengalami longsor akibat banjir dan hantaman ombak.

“Ada dua buah rumah ditepi pantai Dusun Kelapa Dua itu yang mengalami rusak parah yakni longsor, akibat banjir yang mengikis pondasi rumah, dan hantaman ombak laut saat cuaca ekstrim beberapa waktu lalu itu,” ujarnya.

Sementara itu, “Informasi dari Warga jika ombak hantam rumah hingga rusak parah dimana sebagai besar badan kedua rumah itu ambruk, setelah talud pantai yang selama ini menjadi pelindung rumah-rumah warga ditepi pantai itu ambruk lebih awal,” jelas Hehanussa.

Lanjut Dikatakan Hehanussa, dua Kepala Keluarga (KK) yang dihuni hampir 10 jiwa itu kini telah mengungsi saat itu juga kekerabat dekat mereka pasca rumah mereka alami rusak total dan sampai saat ini mereka belum mendapatkan perhatian apapun.

“Nah ini yang menjadi catatan utama untuk kita bisa memperjuangkan nasib mereka,” imbuhnya.

Setelah dari Kepala Dua, Hehanussa mendatangi dusun Waiselang, Desa Kairatu.
Akibat longsor salah satu gedung PAUD Nurul Aini dusun Waiselang dihantam banjir, akibat dari talud sungai yang berada disamping gedung PAUD ini ambruk dan ada talud pantai sekitar 70 meter, kemudian talud sungai yang membuat gedung PAUD itu longsor, hingga kini belum juga mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah.

“Kasihan juga kalau tidak diperjuangkan, dan semuanya sudah menjadi catatan yang nantinya diperjuangkan dengan harapan agar segera tertangani dengan baik,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses