Heboh! Spanduk Tolak Lurah Bintaro Muncul, Warga Tuntut Transparansi Penataan Kawasan

Jakarta1781 Dilihat

Jakarta, MEDIANASIONAL.ID– Polemik pembangunan Skatepark Bintaro di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, kian memanas. Sebuah spanduk berukuran besar bertuliskan “MASYARAKAT MENOLAK” terpasang di kawasan Bintaro dan menjadi perhatian pengguna jalan.

Spanduk tersebut memuat tulisan:

“Masyarakat Menolak Lurah Bintaro Terkait Penataan Kawasan. Libatkan Warga, Junjung Transparansi dan Keadilan!”

Pantauan Medianasional.id pada Senin lalu, spanduk tersebut dipasang di tepi jalan kawasan Bintaro dan terlihat jelas oleh masyarakat yang melintas.

Menurut keterangan sejumlah warga, pemasangan spanduk merupakan bentuk protes terhadap penataan kawasan di Kelurahan Bintaro yang disebut tidak melibatkan masyarakat, termasuk pembangunan Skatepark Bintaro yang belakangan menuai banyak kritik.

Warga menilai pembangunan skatepark dilakukan tanpa komunikasi yang memadai dengan masyarakat maupun komunitas skateboard, sehingga hasilnya dinilai tidak sesuai kebutuhan pengguna.

Baca Berita Terkait: https://www.medianasional.id/lurah-bintaro-bantah-terima-konfirmasi-misteri-skatepark-belum-terjawab/

“Kami ingin warga dilibatkan. Jangan sampai anggaran sudah digunakan, tetapi hasilnya justru dipersoalkan masyarakat,” ujar salah seorang warga.

Keluhan terhadap skatepark sebelumnya juga ramai bermunculan di media sosial. Sejumlah pengguna skateboard menilai desain fasilitas tersebut tidak memenuhi standar, minim fungsi, dan berpotensi membahayakan pengguna.

Potret Skatepark Bintaro yang disebut tidak bermanfaat bagi warga, dan terjadinya pemborosan anggaran

Bahkan, warga sekitar mengaku sejak skatepark selesai dibangun, fasilitas tersebut sangat jarang dimanfaatkan.

“Semenjak jadi sampai sekarang, baru pernah lihat satu orang main skateboard di sini,” kata seorang warga kepada wartawan.

Ketua LMK Kecamatan Pesanggrahan, Dani, sebelumnya juga meminta agar proyek tersebut dievaluasi.

“Perlunya proyek tersebut diaudit kalau ternyata tidak memberikan manfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Munculnya spanduk penolakan tersebut semakin memperkuat tuntutan masyarakat agar Pemerintah Kota Jakarta Selatan melakukan evaluasi terhadap proses perencanaan dan pelaksanaan penataan kawasan di Kelurahan Bintaro, termasuk pembangunan Skatepark Bintaro.

Lebih jauh, sejumlah warga minta Walikota segera mengevaluasi Jabatan Lurah Bintaro, Riza Fauzi.

Hingga berita ini disusun, Lurah Bintaro Riza Fauzi belum memberikan penjelasan terkait tuntutan warga mengenai penataan kawasan, termasuk pertanyaan mengenai besaran anggaran, metode pelaksanaan, pelaksana pekerjaan, serta proses pelibatan masyarakat dalam pembangunan skatepark.

Media juga akan meminta tanggapan Camat Pesanggrahan Poulinawati serta Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk memperoleh penjelasan dan memastikan keberimbangan informasi.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses