Halal Bihalal BPD Kaliwungu Perkuat Sinergi, Dorong Desa Mandiri dan Berdaya Saing

Halal' Bihalal, Paguyuban BPD Kendal

KENDAL– medianasional.id- Kegiatan Halal Bihalal Paguyuban Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Kaliwungu berlangsung di GOR Desa Krajan Kulon, Kaliwungu, Kendal, Minggu (12/4/2026). Acara ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga desa guna mendorong kemandirian desa.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kendal Yanuar Fatoni, perwakilan Paguyuban Kepala Desa Kaliwungu, Sekretaris DPD Paguyuban BPD Kendal, perwakilan Camat Kecamatan Kaliwungu, serta diikuti seluruh anggota BPD dari sembilan desa di wilayah tersebut.

Ketua Panitia, Yunan Hariaji, menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antaranggota BPD. “Kami berharap momentum ini mampu mempererat kebersamaan dan meningkatkan kinerja BPD dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Perwakilan kepala desa di Kecamatan Kaliwungu, Abdul Latif, menekankan pentingnya menjaga sinergitas antara pemerintah desa dan BPD. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan mendorong percepatan pembangunan desa. “Sinergitas harus terus dijaga dan diiringi edukasi di masing-masing desa agar semakin berkembang dan maju. Dengan kerja sama, seluruh program desa bisa terealisasi dengan baik,” kata Abdul Latif yang juga Kepala Desa Krajan Kulon.

Ketua Paguyuban BPD Kecamatan Kaliwungu, Zaenul Khafidin, menyatakan bahwa BPD merupakan mitra strategis pemerintah desa yang harus berjalan seiring. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat. “BPD sebagai mitra pemerintah desa mau tidak mau harus bekerja sama, dengan tujuan kemakmuran desa dan masyarakat,” ujarnya.

Zaenul juga mengingatkan bahwa desa ke depan dituntut lebih mandiri, terutama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Ia mendorong optimalisasi potensi desa melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan program ketahanan pangan. “Jangan bergantung pada anggaran pemerintah pusat maupun daerah. Mari bersama-sama mencari ide demi kemajuan desa,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dispermasdes Kendal, Yanuar Fatoni, mengapresiasi kekompakan Paguyuban BPD di Kecamatan Kaliwungu maupun tingkat kabupaten. Ia menyebut tidak semua daerah memiliki organisasi BPD yang solid seperti di Kendal. “Dengan organisasi, kita bisa menyamakan program kerja, memperkuat komunikasi, serta meminimalisir permasalahan di desa melalui pertukaran informasi dan solusi,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya mempertahankan dan meningkatkan tugas serta fungsi (tusi) BPD. Menurutnya, desa harus mulai bersiap menghadapi kemungkinan berkurangnya anggaran dana desa di masa mendatang. “Kita harus memaksimalkan potensi desa masing-masing agar mampu meningkatkan pendapatan asli desa dan tidak bergantung sepenuhnya pada dana transfer,” tambahnya.

Paguyuban Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Kaliwungu Kendal

Sekretaris Jenderal Paguyuban BPD Kendal, Suardi, menyoroti pentingnya peningkatan pemahaman regulasi bagi seluruh anggota BPD. Ia menilai latar belakang anggota yang beragam menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan tugas. “Solidaritas internal harus terus ditingkatkan, begitu juga sinergi dengan seluruh stakeholder di pemerintahan desa,” ungkapnya.

Suardi juga menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf atas pelayanan pengurus kabupaten yang belum maksimal. Ia mengajak seluruh anggota menjaga martabat lembaga dan menciptakan situasi yang kondusif melalui kemitraan yang harmonis. “Kami juga melakukan pembaruan tata kelola organisasi, termasuk sistem pengajuan tunjangan yang kini diseragamkan agar pencairannya lebih lancar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suardi memaparkan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, pengurus BPD didorong mengusulkan anggaran tali asih purna tugas yang akan diatur melalui peraturan desa. Menutup kegiatan, ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan BPD semakin solid. “Semoga kebersamaan ini mampu mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berjalan sesuai regulasi,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses