Gejolak Internal Yayasan HSD, Ketua Umum Jawa Tengah Diberhentikan Tidak Hormat

Brebes, Jawa Tengah1059 Dilihat

Brebes, medianasional.id | Yayasan Hans Satya Dharma (HSD) tengah dilanda gejolak internal. Pendiri sekaligus Pembina Yayasan HSD, Handono Sivananda, secara resmi memberhentikan tidak hormat Ketua Umum Yayasan HSD Jawa Tengah. Pemberhentian tersebut berkaitan dengan polemik internal.

Handono menegaskan, keputusan tersebut diambil demi menjaga nama baik dan integritas yayasan.

“Apa yang diberitakan tidak sesuai dengan fakta,” ujar Handono saat ditemui di Grand Dian Hotel Bumiayu, Jumat (16/1/2025).

Menurut Handono, justru mitra yang ingin mendirikan dapur MBG mendapatkan dukungan dan pembiayaan dari yayasan, bukan sebaliknya. Ia menilai polemik tersebut telah mencemarkan nama baik yayasan.

“Apa motif beliau sebagai ketua umum malah mencemarkan nama baik yayasannya sendiri,” tegasnya.

Handono juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan program MBG, Yayasan HSD berkomitmen memberdayakan masyarakat lokal, baik dari sisi tenaga kerja maupun penyediaan bahan pendukung.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) pengurus Yayasan HSD Jawa Tengah, Bagus Kumanto, mengaku terkejut atas pemberitaan yang berkembang. Ia menegaskan selama ini dirinya bersama tim telah bekerja maksimal sesuai tugas dan tanggung jawab.

“Saya kaget mendengar berita yang beredar,” kata Bagus.

Ia juga mengungkapkan bahwa Ketua Umum dinilai tidak aktif dalam menjalankan peran sebagai ketua umum, sehingga menimbulkan kebingungan di tingkat pengurus bawah.

“Kami seperti anak ayam yang kehilangan induknya,” ungkap Bagus menggambarkan kondisi internal saat itu.

Saat ini, Yayasan Hans Satya Dharma tercatat memiliki dapur MBG di berbagai wilayah. Di Kabupaten Brebes terdapat 12 titik dapur, sementara di Kabupaten Tegal sebanyak 5 titik. Selain itu, dapur MBG Yayasan HSD juga tersebar di Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, Sukoharjo, dan Kebumen.

Handono menegaskan, pemberhentian Ketua Umum Jawa Tengah tidak akan mengganggu keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis. Pihak yayasan akan segera melakukan konsolidasi internal guna memperbaiki tata kelola organisasi.

“Yayasan HSD tetap fokus pada tujuan awal, yakni menyalurkan bantuan makan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses