MERANGIN, medianasional.id – Pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi SD 08/VI Rantau Limau Kapas, Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, menjadi sorotan warga setempat.
Warga menduga pekerjaan rehabilitasi sekolah tersebut dikerjakan secara asal-asalan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penggunaan material kayu yang disebut masih banyak belum diganti dalam pekerjaan rehabilitasi tersebut.
“Menurut kami, masih banyak kayu yang seharusnya diganti, tetapi diduga tidak diganti,” ujar salah seorang warga setempat yang identitasnya tidak mau disebutkan.
Warga berharap pihak terkait dapat turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan terhadap pekerjaan tersebut. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan apakah pelaksanaan rehabilitasi telah sesuai dengan ketentuan, spesifikasi pekerjaan, serta penggunaan dana yang telah dialokasikan.
Media ini juga telah berupaya melakukan konfirmasi kepada kepala sekolah Gusdarosi, S.Pd melalui WhatsApp dan SMS. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pesan yang dikirim beberapa kali belum mendapatkan tanggapan. Upaya menghubungi melalui telepon juga belum mendapat respons.
Untuk memastikan kebenaran informasi mengenai kondisi pekerjaan di lapangan, pihak terkait diharapkan melakukan cross-check langsung ke lokasi dan memberikan penjelasan secara terbuka.
Berita ini masih bersifat konfirmasi awal. Dugaan mengenai kualitas pekerjaan dan penggunaan material tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan lapangan serta keterangan dari pihak sekolah dan instansi yang berwenang.






